Sudah sesuai standar AS dan Jerman.

Mobil tak hanya berfungsi sebagai alat transportasi tapi bisa juga jadi pelindung dari marabahaya.

Kebutuhan ini coba dipenuhi Volvo. Mereka menawarkan dua SUV besarnya dengan pelindung lapis baja dan balistik.

Bisa dipakai untuk membawa orang penting atau dalam perjalanan di area krisis. Dua varian yang ditawarkan Volvo adalah XC60 dan XC90.

Dua jenis mobil ini telah memenuhi standar keamanan tinggi dan kini disebut mobil berlapis baja ringan.

Kelas keamanan ini menawarkan perlindungan balistik dan sudah sesuai dengan standar NIJ-IIIA, yang serupa dengan pedoman VPAM VR4 Jerman.

NIJ sendiri adalah lembaga riset milik Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang fokus pada segala aspek perlindungan. Misalnya, rompi antipeluru dan mobil macam Volvo ini.

XC60 dan XC90 dilengkapi dengan lapis baja ringan setebal 18 milimeter. mencakup bagian depan, samping dan belakang, dan atap agar mampu menahan tembakan.

Kaca laminasi yang diperkuat digunakan di semua jendela. Jendela belakang juga diwarnai sehingga memberikan privasi dan perlindungan.

Selain itu, dua varian memiliki sistem pengereman yang diperkuat dan sasis yang dimodifikasi. Namun, bobot mobil jadi bertambah hingga 400 kilogram.

Kendaraan perlindungan khusus ini sejatinya hampir tidak dapat dibedakan dari model produksi massal lainnya. Kursi depan yang dapat disetel secara elektrik dengan fungsi memori, lampu ambient, tirai matahari untuk jendela samping belakang.

Memakai pelek aluminium 20 inci, gril radiator khas Volvo, dan warna krom pada kusennya.

Kedua mobil ini memakai mesin berkode B6 dengan sistem hibrida ringan saat berjalan. Kapasitasnya 2,0 liter menghasilkan 300 daya kuda pada torsi 420Nm.

Bertransmisi otomatis delapan percepatan yang menggerakkan tenaga keempat roda. Harganya pasti lebih mahal daripada model biasa.

Galeri: Volvo XC60 dan XC90 Bisa Jadi Mobil Anti Peluru