Sepeda motor Jepang pada era 1970-an terlihat sangat mirip. Banyak dari mereka yang mengambil inspirasi dari satu sama lain.

Umumnya, Honda mendefinisikan desain, kemudian para rival meniru. Misalnya, ketika Honda CB750 pertama kali diperkenalkan sebagai super bike, Kawasaki Z1 dengan segera membuntuti.

Di sisi lain, ada Suzuki GS750. Sepeda motor ini tak sekedar mencontoh, tapi memperbaiki kekurangan dua pesaingnya untuk menjadi model yang lebih baik.

Suzuki GS750 hadir pada 1976, tujuh tahun pasca pengenalan Honda CB750 dan empat tahun setelah Kawasaki Z1.

Pada insinyur Suzuki jadi punya banyak waktu untuk mempelajari kompetisi dan merancang variasi mereka sendiri sesuai tema.

Mereka membuat mesin yang sangat mirip dengan Kawasaki, tapi mengubah desain cam cover secara khusus sehingga tidak terlihat seperti menjiplak.

Suzuki tidak tenggelam dalam persaingan, justru berkembang. Contohnya, meski menggunakan garpu yang terlihat serupa, GS750 punya handling jauh lebih baik.

Jika Honda CB750 dan Kawasaki Z1 memiliki beberapa frame flex yang mencolok, Suzuki GS750 sangat rigid, membuat lebih percaya diri di tikungan.

Dia memiliki rem cakram ganda, yang akhirnya juga diperkenalkan juga oleh Honda CB750.

Bahkan ada indikator untuk memberi tahu gigi apa yang sedang Anda pakai, sesuatu yang bahkan tidak dimiliki oleh kebanyakan sepeda motor modern.

Suzuki GS750 telah memilikinya sebagai perlengkapan standar sejak era 1970-an.

Seri GS keluaran Suzuki terus melanjutkan kejayaannya selama 44 tahun, dengan sederet model populer macam GS650L, GS550E, GS1100L, sampat lineup GSX-R buat balapan.

Tapi, tak bisa dilupakan bahwa semua itu berawal dari Suzuki GS750, pelopor yang cerdik membaca kompetisi.