Bengkel tuning sudah menjamur, mampu memberikan Anda kepuasan dalam modifikasi mobil sesuai keinginan.

Namun, meski pekerjaan mereka sangat profesional dan rapi, tetap ada kekosongan terasa. Itu adalah feel otentik yang biasa ditawarkan pabrikan aslinya.

Tentu, Anda bebas memodifikasi atau upgrade mobil di manapun. Hanya saja, dengan menggunakan jasa pabrikan, itu akan mempererat kepercayaan antara produsen dan konsumen.

Lagipula, in-house tuner milik brand-brand besar sudah pasti tak perlu diragukan kualitasnya. Bukan cuma sesuai keinginan tapi juga bakal mengubah kendaraan Anda jadi tunggangan kelas dunia.

Berikut Motor1.com menampilkan 12 in-house tuner terkenal dari pabrikan raksasa:

1. Mercedes AMG

Mercedes-AMG GT S oleh Creative dipesan lebih dahulu

Salah satu in-house tuner paling bergengsi di dunia, Mercedes AMG terbentuk pada 1967 dengan nama AMG Motorenbau und Entwicklungsgesellschaft mbH.

Pendirinya adalah duo eks-insinyur Mercedes-Benz, Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher. Perusahaan itu secara independen mengubah produk Benz jadi kendaraan balap sampai 1993.

Setelah itu, AMG menandatangani kontrak dengan Daimler-Benz dan resmi menjadi divisi performa Mercedes-Benz.

Kini, produk-produk AMG selalu muncul jadi mobil tercepat dan paling dinanti oleh penggemar otomotif di seluruh dunia.

2. BMW M

BMW M850i Convertible Pride Wrap

Anda tentu sudah tidak asing dengan divisi high-performance BMW satu ini. Hadir pada 1972, divisi M sebenarnya ditujukan untuk memfasilitasi program balap—M berarti “motorsport”.

Namun, seiring waktu, mereka mulai berbelok memproduksi kendaraan komersial dengan spesifikasi tinggi dan performa mumpuni.

Saat ini, terhitung ada 9 model yang dirancang BMW M, yakni M2, M3, M4, M5, M8,X3 M, X4 M, X5 M, dan X6 M.

Selain itu, ada juga model yang di-tune oleh divisi M, tapi bukan termasuk produksi resmi BMW.

3. Toyota TRD

Toyota Camry TRD 2020

Dimulai dari menjual tuner parts pada 1979, TRD (Toyota Racing Development) kini tumbuh menjadi salah satu divisi motorsport terbaik di dunia.

Mereka juga bertanggung jawab mendongkrak performa street car produksi brand Jepang tersebut, bahkan sempat menangani Lexus dan Scion.

Beberapa di antara kendaraan komersial yang mendapat sentuhan TRD adalah Toyota 4Runner TRD Pro, Toyota Tacoma TRD, Toyota Tundra TRD, sampai Toyota Yaris dan Fortuner TRD yang ada di Indonesia.

4. Volvo Polestar

Volvo S60 Polestar direkayasa

Nama Volvo jarang diasosiasikan dengan kendaraan performa tinggi. Namun, bersama Polestar, brand mewah tersebut juga mampu memproduksi sederet model supercharged dan berkecepatan tinggi.

Yang membedakannya dengan pabrikan lain adalah, Polestar lebih fokus kepada kendaraan listrik. Mereka menyatakan siap bersaing dengan brand electric populer macam Tesla.

Berdiri pada 1996, Polestar awalnya dimiliki Polestar Automotive USA sebelum dibeli Volvo pada 2007. Namun, kolaborasi mereka sudah berjalan sejak lama.

Dalam kurun dua dekade, Volvo Polestar sudah meluncurkan sederet kendaraan komersial, high-performance, sampai balap. Misalnya, Volvo S60 dan V60 Polestar.

5. Renault Sport

Galeri: Renault Clio GT 120 EDC

Ini adalah divisi kendaraan khusus motorsport dan performa dari Groupe Renault—pabrikan asal Prancis.

Renault Sport hadir sejak 1976, sempat berganti nama beberapa kali, tapi fungsinya tetap tak tergantikan. Selain kendaraan komersial, mereka juga mendukung tim Formula 1 dan rally milik Renault.

Di antara model yang diproduksi Renault Sport adalah Clio GT, Clio Renault Sport, Megane GT/GT Line, Megane Renault Sport, Twingo GT, Twingo Renault Sport, dan lainnya.

6. Audi Sport GmbH

2020 Audi R8 V10 RWD

Divisi yang sebelumnya bernama Quattro ini merakit kendaraan  model R dan RS buat Audi. Tipenya ada empat, yaitu high-performance sports, sport customer racing, exclusive customization, dan sport collection.

Terbentuk pada 1983, nama originalnya merupakan tribute buat Audi Quattro, model four-wheel-drive perdana brand tersebut yang terinspirasi dari mobil rally.

Audi Sport memproduksi model macam RS4, RS6, dan R8, begitu juga berbagai produk tuning dan lifestyle buat konsumsi umum.

7. Ford Performance

Ford GT 2017

Daftar ini tak lengkap tanpa Ford Performance, salah satu tuner tertua yang masih eksis. Didirikan oleh Henry Ford pada 1901, divisi ini berperan khusus di bidang motorsport dan racing.

Namun, bukan berarti mereka tak memproduksi kendaraan komersial di samping versi balapan.

Beberapa model populer adalah Ford GT, Ford F-150 Raptor, Ford Edge ST, dan Ford Explorer. Sebelumnya juga ada Ford Fiesta ST, Ford Focus ST, dan Ford Focus RS.

8. Street & Racing Technology

Dodge Challenger SRT Hellcat Widebody 2018

Disingkat SRT, ini adalah divisi performa dan racing milik salah satu pabrikan mobil terbesar di dunia, Fiat Chrysler Automobiles.

SRT merakit kendaraan high-performance buat Chrysler, Dodge, dan Jeep. Mereka kerap menghadirkan edisi spesial buat Dodge Challenger, Jeep Grand Cherokee, Chrysler 300, dan lainnya.

9. Jaguar SVO

2021 Jaguar F-Pace SVR Orange

Special Vehicle Operations (SVO) memproduksi kendaraan berlencana SVR dan R buat Jaguar. Seperti dugaan Anda, R berarti Racing dan SVR adalah Special Vehicle Racing.

Berawal pada 1995, ketika Jaguar memperkenalkan model XJR perdana. Itu merupakan mobil performa inovatif, dengan mesin enam silinder yang bisa menghasilkan 322 daya kuda.

Jaguar, yang kemudian bergabung dengan Land Rover, tak berhenti di sana. Divisi SVO-nya terus menghasilkan produk high-performance macam Jaguar XFR, XKR, F-Type R, E Pace R-Dynamic S, F Pace SVR, dan banyak lagi.

10. Subaru Tecnica International

Subaru WRX STI

Divisi motorsport milik Subaru Corporation, disingkat STI, didirikan oleh Fuji Heavy Industries pada 1988 untuk mendongkrak performa balap Subaru di seluruh dunia (terutama rally).

Model performa perdana yang diproduksi STI adalah Subaru Legacy Turbo, memiliki mesin turbo 2,0 liter dengan output 240 daya kuda, membuatnya jadi kendaraan tercepat Subaru saat itu.

Subaru kemudian malang melintang di dunia rally, merengkuh  beberapa gelar juara. Namun, mereka juga merilis kendaraan komersial seperti Subaru Impreza WRX dan Subaru Legacy B4.

11. Lexus  F

Lexus RC F 10th Anniversary Special Edition

Setelah berpisah dari TRD pada 2006, kepala desainer Yukihiko Yaguchi lantas mendirikan Lexus F buat merakit kendaraan high-performance brand tersebut. F bisa berarti Flagship atau Fuji.

Beberapa model andalan dari tuner ini adalah Lexus IS F, Lexus LFA, Lexus GS F, dan Lexus RC F. Ada juga jajaran sport performance, yang merupakan versi tuned-up dari model standar.

12. John Cooper Works

2021 Mini Countryman Boardwalk Edition

JCW memproduksi tuning parts dan aksesori buat model Mini Cooper terbaru. Selain itu, mereka juga merakit model balap Mini, seperti Cooper S R52 dan R53, S R55, R56, dan R57.

Pada 2008, hadir Factory John Cooper Works R56, diikuti Factory John Cooper Works GP (2013), dan Factory John Cooper Works (2015).

Hampir sepuluh tahun lalu, JCW juga memperkenalkan John Cooper Work Countryman, yang merupakan model 5-pintu perdana kaluaran Mini. Performanya juga lumayan mumpuni.