Akhir tahun sering menjadi momok bagi pemilik mobil karena biasanya sudah masuk musim hujan. Merawat mobil pada musim hujan memang berbeda dibanding pada musim panas.

Banyak hal yang harus diperhatikan pemilik mobil agar tunggangannya tetap dalam kondisi baik. Selain kotor, ancaman terbesar lainnya yaitu genangan air atau banjir.

Sementara udara yang lembab pada musim hujan juga perlu diperhatikan supaya mobil tidak mengalami masalah yang parah.

Untuk mencegah berbagai masalah, Suzuki Indonesia memberikan beberapa kiat dalam melakukan perawatan mobil.

Berikut beberapa tips yang bisa diaplikasikan pemilik kendaraan agar terhindar dari masalah pada mobil ketika musim hujan, yaitu:

1. Gunakan penutup kendaraan

Air hujan memiliki sifat asam dan berpotensi merusak lapisan cat mobil.

Untuk mencegahnya, bisa menggunakan penutup kendaraan (car cover) agar mobil terlindungi dari tetesan hujan, goresan, atau debu. Namun, perlu diperhatikan kualitas bahannya.

Untuk penggunaannya, mobil tidak boleh dibiarkan tertutup terlalu lama agar cat mobil tidak rusak akibat menempelnya car cover tersebut.

2. Parkir di tempat yang kering dan berventilasi baik
Saat musim hujan, hindari memarkir kendaraan di tempat yang lembab apalagi jika sirkulasi udara tidak lancar. 

Tingginya kadar kelembaban dan asam dapat menyebabkan karat pada bagian bodi kendaraan yang bisa merusak cat mobil serta menimbulkan jamur pada kaca mobil.

3. Jaga kebersihan dan kondisi kabin mobil tetap kering
Saat hujan, kondisi lantai mobil menjadi basah dan kotor. Kelembaban, debu, atau lumpur yang mengendap di atas dan bawah karpet kendaraan berpotensi menimbulkan jamur dan karat.

Oleh karena itu, segera bersihkan karpet dan jaga agar tetap kering. Apabila pemilik kendaraan membawa minuman atau benda cair lainnya, perhatikan tempat penyimpanannya agar terhindar dari tumpah dan bocor.

4. Perhatikan kondisi wiper dan area kaca
Wiper merupakan salah satu komponen penting saat musim hujan. Wiper dan kaca mobil perlu dirawat secara tepat dengan rutin mengecek elastisitas karet serta komponen wiper.

Apabila karet wiper sudah keras dan berdecit segera ganti. Area permukaan kaca juga harus dibersihkan secara teratur untuk mencegah timbulnya jamur. 

5. Periksa kondisi mesin dan kelistrikan
Lakukan perawatan berkala ke bengkel resmi agar terjamin kualitas dan keaslian suku cadang yang dipakai sehingga performa dan kualitas kendaraan tetap optimal.

Jangan sembarangan melakukan pemeriksaan terutama yang berkaitan dengan kelistrikan karena bisa berakibat fatal bagi kendaraan.

6. Hindari melewati genangan air yang dalam
Sangat dianjurkan menghindari jalan yang terdapat genangan air. Hal ini untuk mencegah masuknya air ke mesin yang bisa menimbulkan kerusakan bahkan mogok seketika.

Pemilik kendaraan sangat disarankan mempelajari petunjuk penggunaan kendaraan saat melewati genangan air pada buku pedoman resmi.

7. Jangan hidupkan mesin ketika kendaraan terendam banjir
Apabila kendaraan sudah terendam banjir, jangan menghidupkan mesin karena hal tersebut justru akan memperparah kerusakan mobil.

Langkah yang paling tepat adalah menghubungi dealer atau bengkel resmi terdekat agar segera ditangani oleh teknisi ahli.