Touring menjadi kegiatan yang sangat digemari oleh para pengguna sepeda motor. Biasanya touring dilakukan secara berkelompok dengan rute perjalanan yang lebih panjang dari biasanya.

Touring bahkan bisa menghabiskan waktu berhari-hari dan jauh dari keramaian.

Saat melakukan touring pengendara dan penumpang harus menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti: jaket, helm, masker, dan sarung tangan. Termasuk juga mempersiapkan jas hujan dan pakaian ganti.

Touring merupakan aktivitas yang sangat melelahkan, maka sebelum touring sebaiknya jaga kondisi tubuh dengan beristirahat cukup, hindari begadang dan konsumsi makanan sehat.

Beristirahatlah jika sudah merasa lelah, jangan memaksakan diri. Tujuannya untuk menghindari kecelakaan akibat kondisi fisik lelah atau mengantuk.

Dari sisi kendaraan, pastikan sepeda motor yaang akan digunakan selalu dalam kondisi yang baik, mulai dari kondisi ban, rem, sistem kemudi dan mesin.

Biasakan melakukan pemeriksaan motor di bengkel resmi untuk kenyamanan berkendara.

“Selain itu, ada hal-hal lain yang harus dipersiapkan yaitu tool kit standar untuk melakukan tindakan terhadap sepeda motor jika dalam konsisi darurat,” ujar Ade Rohman, Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora, dealer Honda Jawa Barat.

Berikut hal-hal yang sebaiknya dipersiapkan dengan baik demi kelancaran perjalanan touring:

1. Kunci busi untuk keadaaan darurat apabila terjadi masalah pada kendaraan. Saat mogok biasanya dilakukan pemeriksaan pada bagian pengapian yaitu busi yang untuk membukanya menggunakan kunci khusus pembuka busi baik untuk motor Cub, Matic, dan Sport.

2. Obeng (+) sedang dan Obeng (-), dapat digunakan untuk membuka baut atau skrup yang ada di bodi kendaraan untuk menyetel stasioner atau idling dan pengecekan baut saluran bahan bakar.

3. Tang (potong dan tang longnose) untuk membuka atau memasang sambungan rantai, potong kabel mengupas kabel, membuka baut yang slek dan menjepit klem.

4. Kunci L (hexagonal atau bintang) yang memiliki komposisi 1 (satu) set sehingga lengkap apabila akan digunakan.

“Alat ini diperlukan karena sebagian besar motor ada yang menggunakan kunci L untuk membuka beberapa bagian tertentu,” ujar Ade. 

5. Pompa angin portable ukuran mini yang mudah dibawa. Alat ini dapat dipakai untuk pertolongan darurat ketika ban kendaraan kurang tekanan angin.

6. Persiapkan juga kunci pas ukuran 10 x 12 dan 14 x 17.

Fungsi dari alat ini adalah untuk mengencangkan dan melepas baut dan mur yang berbentuk segi enam atau kotak saja.

7. Kunci ring hexagonal 24 mm, kegunaan dari kunci ini salah satunya adalah untuk menjangkau bagian yang sempit pada sepeda motor tipe Sport.

Selain hal-hal tersebut, pastikan saat touring memperhatikan dan mematuhi peraturan lalu lintas agar tetap aman di jalan dan sampai dengan selamat di tempat tujuan.