Terdapat pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati.

Bagi pengguna kendaraan, khususnya mobil, ungkapan tersebut mungkin bisa dijadikan pedoman.

Rutin melakukan pengecekan akan bermanfaat kepada pemilik mobil sendiri.

Segera benahi jika memang mobil Anda mulai terasa kurang nyaman saat dikendarai.

Sebab, jika dibiarkan hal tersebut akan berakibat fatal dan biaya perbaikan tentunya akan lebih mahal.

Salah satu komponen paling penting dalam merawat mobil adalah memperhatikan fungsi oli kendaraan yang perlu diganti secara rutin. Khususnya untuk pengguna kendaraan dengan transmisi otomatis.

Bukan hanya oli mesin, Anda juga memerlukan oli gardan untuk dapat melumasi mesin transmisi agar tetap awet dan aman dipakai berkendara.

Fungsi oli gardan adalah cairan pelumas yang bermanfaat untuk membuat komponen mesin menjadi licin dan tidak cepat rusak.

Namun, oli gardan memang memiliki fungsi spesifik lainnya untuk kendaraan kesayangan Anda.

Jika Anda menggunakan kendaraan dengan transmisi otomatis, sebaiknya ketahui beberapa fungsi oli gardan berikut sebagaimana dilansir dari situs resmi Daihatsu Indonesia.

Melumasi Gear Ratio

Mesin kendaraan dengan transmisi otomatis sangat bergantung pada fungsi gear ratio.

Oleh karena itu, kinerja gear ratio perlu dijaga agar tidak rusak. Saat terjadi kerusakan pada bagian gear ratio, akan terjadi gesekan antarkomponen di dalam mesin.

Jika sudah rusak, tentu biaya perbaikannya akan lebih mahal ketimbang mengganti oli gardan.

Jadi, pastikan untuk selalu mengganti oli gardan tepat waktu. Waktu ideal yang diperkirakan untuk mengganti oli gardan adalah saat mencapai jarak 6.000 – 8.000 km.

Menghindari Suara Bising dari Mesin

Gesekan pada komponen-komponen gear juga akan mengakibatkan gir transmisi rusak. Hal inilah yang kemudian menimbulkan suara bising dari kotak CVT.

Selain berpotensi terjadinya kerusakan serius, pasti tidak nyaman jika harus mengendarai kendaraan yang suaranya bising, kan? Jadi, pastikan untuk selalu melakukan penggantian dengan rutin.

Melapisi Komponen Transmisi

Bagi kendaraan roda empat dengan transmisi otomatis, gardan berperan untuk mengatur kecepatan perputaran roda.

Jika fungsi gardan terganggu, seperti apa risiko yang akan terjadi? Kecepatan putaran roda bagian kanan dan kiri akan berputar dengan kecepatan sama, padahal diperlukan pengaturan kecepatan yang tepat jika kendaraan akan berbelok.

Hal ini tentu akan menjadi kekhawatiran banyak orang karena membelokkan kendaraan akan jadi hal yang krusial saat berkendara.

Jika kendaraan tidak bisa belok dengan sempurna, bisa jadi akan terjadi kecelakaan fatal hanya karena lupa mengganti oli gardan tepat waktu.

Mengurangi Gesekan Komponen Gardan

Saat kendaraan sedang digunakan, tentu akan terjadi gesekan antarkomponen mesinnya, termasuk komponen gardan.

Nah, oli dibutuhkan untuk dapat meminimalisasi gesekan dinamis yang keras pada komponen gardan.

Ada potensi akibat yang fatal jika komponen gardan bergesekan terlalu keras. Penggunaan oli gardan dibutuhkan untuk menahan pergerakan dinamis.

Dengan begitu, hasil perputaran dan jalannya kendaraan akan mulus dan tidak terhambat.

Mencegah Terjadinya Overheat

Bagaimana jika lupa mengganti oli gardan? Bukan tidak mungkin, suhu gardan kendaraan akan macet.

Jika hal ini terjadi, komponen gardan bisa memuai akibat peningkatan suhu yang terlalu tinggi.

Ya, oli gardan juga berperan penting pada proses pendinginan mesin gardan. Dengan begitu, performa kendaraan tidak akan terganggu dan tidak cepat rusak.

Pastikan juga jangan sampai oli gardan habis sama sekali. Hal tersebut akan berbahaya karena komponen kendaraan bisa macet.

Kesimpulannya, Anda yang punya kendaraan dengan transmisi otomatis perlu mengganti oli gardan secara rutin.

Baik pada mobil atau motor matic, kendaraan akan tetap dapat digunakan dengan nyaman.

Selain itu, Anda juga bisa menghindari terjadinya kerusakan kendaraan yang bisa menghabiskan biaya mahal jika diperlukan perbaikan pada mesin.