Mobil klasik selalu punya tempat di hati penggemarnya. Bahkan, yang tak terlalu menggemarinya kerap ikut terpukau saat melihat mobil legendaris melintas.

Ada beberapa faktor yang membuat nilai sebuah mobil klasik begitu melonjak. Paling utama adalah kelangkaannya sebuah mobil.

Beberapa pabrikan top Eropa memang membuat mobil tertentu dengan jumlah terbatas. Namun, ada pula faktor lain yang memengaruhi harga sebuah mobil klasik.

Pernah ada kabar yang menyebutkan bahwa sebuah Ferrari 250 GTO telah dijual secara pribadi seharga 35 juta paun, mungkin 40 juta paun.

Jika dikonversi dengan kurs saat ini mencapai Rp661 hingga Rp755,5 milar. Jelas ini nilai yang fantastis untuk sebuah mobil.

Itu belum seberapa. Silakan terkejut saat mengetahui bahwa harga sesungguhnya adalah 52 juta paun (sekitar Rp982 miliar).

Angka tersebut diyakini berasal dari sebuah rumah lelang resmi meski tak jelas di mana dan kapan itu terjadi. Bukan kabar terbaru karena kabar itu didapat pada 2018.

Galeri: Ferrari Termahal di Lelang

Pada tahun itu, telah tercipta tiga mobil klasik termahal setelah klasifikasi nilai dilakukan oleh RM Sotheby Petersen Automotive Museum pada Desember 2018.

Informasi ini pun jadi lebih pasti karena ada rinciannya. Pada event Monterey Car Week, Agustus 2018 sebuah kesepakatn besar terjadi.

Harga tertinggi yang pernah dibayarkan pada lelang itu dihancurkan oleh Ferrari 250 GTO Seri II yang mencapai 48.405.000 dolar AS (sekitar Rp682,8 miliar).

Apakah mobil klasik itu yang jadi dimaksud pada paragraf sebelumnya? Tak jelas meski ada kesamaan model.

Sehari sebelum lelang itu, Duesenberg SSJ Roadster dijual seharga 22 juta dolar AS (sekitar Rp310,3 miliar).

Menjadikannya mobil pra-perang dunia kedua termahal dan mobil Amerika termahal yang pernah dijual di lelang.

Ini sudah keluar dari daftar 10 besar. Ada sebuah Ferrari 290 MM bersertifikasi Ferrari Classiche 1956.

Mobil ini sebelumnya dipakai untuk balapan oleh legenda Formula 1 Juan Manuel Fangio, Peter Collins, dan Sir Stirling Moss.

Laku terjual seharga 22 juta dolar AS juga pada bulan Desember 2018. Ferrari pun seperti menegaskan posisi di kancah mobil klasik.

Jika demikian, nama Ferrari jelas tak lekang dimakan waktu. Berjaya di masanya dan luar biasa mahalnya di masa kini.