Ada yang harus berhenti di luar lintasan lantaran mobilnya terus saja melaju.

Rekan kami dari Motor1.com Italia sukses menggelar balapan khusus Fiat. Fiat 500 dari empat generasi adu kencang sehingga menghasilkan tontonan yang seru.

Giliran rekan kami dari Motor1.com Turki tak mau kalah. Mereka mengadakan pertarungan yang lebih besar dengan menghadirkan enam mobil sekaligus.

Bahkan, temanya pun lebih menarik. Mobil listrik lawan mobil bensin. Mobil buatan Amerika Serikat (AS) lawan buatan Jerman.

Tiga wakil AS semuanya bertenaga listrik. Mereka adalah Tesla Model S dengan varian P85D, P90D, dan P100D.

Lalu, ada pula Porsche Taycan, mobil listrik buatan Jerman. Sementara, mobil bensin diwakili oleh Audi RS6 Avant dan Porsche 911 Turbo Cabriolet.

Catatan, dua mesin bensin yang hadir di lomba ini bukanlah model terbaru tapi mereka tetaplah mobil yang kencang.

Kondisinya sangat terawat sehingga diyakini sepenuhnya performa Audi RS6 Avant dan Porsche 911 Turbo Cabriolet akan sangat terjaga.

Dalam lomba ini terlihat bahwa mobil yang lebih melesat setelah start belum tentu itu pula yang akan memenangkan lomba.

Ketiga Tesla berhasil melaju di awal tetapi akhirnya kalah dari dua Porsche yang sebenarnya paling lambat di awal.

Meskipun itu bukan Turbo S yang top-range, bahkan beberapa orang akan mengatakan itu juga bukan Turbo asli, Taycan menang dengan selisih yang signifikan.

Porsche 911 Turbo S Cabriolet generasi 997 harus puas di tempat kedua dan memiliki sedikit masalah saat pengereman dan ingin berhenti.

Landasan pacu Bandara Bursa Yunuseli di Turki tidak cukup panjang untuk Porsche itu. Bahkan, mobil itu baru benar-benar berhenti di tanah atau sedikit saja di luar landasan pacu.

Hasil akhir, mobil-mobil buatan Grup VW menempati seluruh podium saat RS6 C7 mengklaim tempat ketiga.

Perlu diperhatikan bahwa ini bukanlah drag race dengan jarak standar karena treknya jauh lebih panjang dari biasanya, yaitu 1.000 meter atau 1 kilometer. Sedangkan drag race standar hanya 400 meter.

Ketiga Tesla tak dapat apa-apa. Menariknya, P90D berakhir lebih cepat daripada P100D yang lebih tangguh, sedangkan P85D paling akhir.

Jika menyaksikan video tersebut, barulah bisa benar-benar merasakan keseruannya. Bagaimana masing-masing pengemudi optimistis bisa menang lalu hasil akhirnya berbeda.

Selama balapan yang singkat pun juga seru. Ada yang terpukau melihat rekannya melaju begitu cepat dan tak menyangka.