Untuk urusan transportasi Presiden Amerika Serikat, Secret Service dan pihak keamanan terkait tak pernah main-main.

Untuk transportasi udara ada Air Force One dan Marine One. Sedangkan untuk transportasi darat ada Cadillac One atau yang sohor dengan nama The Beast.

Sebuah limusin canggih antipeluru dengan segala teknologi terbaru di dalamnya yang membuat sang presiden aman dan nyaman.

Lalu, satu lagi transportasi darat presiden AS yaitu sebuah bus yang diberi kode nama Ground Force One.

Seperti The Beast, bus bongsor Ground Force One ini juga berlapis baja antipeluru. Begitu pula dengan semua kaca yang mengelilinya.

Ground Force One memiliki panjang 13,7 meter. Desainnya dirancang sendiri oleh pihak Secret Service yang sudah pasti mengutamakan faktor keamanan tingkat tinggi.

Soal warna, Secret Service sudah pasti ogah menghabiskan banyak waktu dan pikiran untuk ini. Samakan saja dengan The Beast, yaitu warna hitam jet.

Saat melihat keseluruhan, jadilah Ground Force One sebuah kendaraan besar yang sangar dengan logo kepresidenan AS.

Lalu, pabrikan mana yang mendapat kehormatan membangun Ground Force One ini. Adalah karoseri Hemphill Brothers Coach yang berbasis di Tennessee, AS.

Secret Service memesan dua unit Ground Force One dengan kondisi identik tapi salah satunya dipakai untuk umpan.

Harganya, masing-masing bus dinilai 1,1 juta dolar AS (sekitar Rp15,4 miliar). Jadi, dua unit 2,2 juta dolar AS (sekitar Rp30,8 miliar).

Namun, harga segitu dinilai sepadan dengan apa yang diterima Secret Service. Soalnya, di dalam bus itu, sang presiden bisa tetap melakukan pekerjaannya.

Bahkan, di situasi kritis, Ground Force One bisa jadi markas bergerak sang presiden AS untuk tetap mengendalikan situasi.

Sebelum Secret Service memesan Ground Force One untuk dimiliki sendiri, mereka masih menyewa bus tapi tak dijelaskan sewa dari mana.

Lalu, bus itu dipasangi baja antipeluru dan beberapa fitur keamanan lainnya. Kini, tak lagi sewa karena Secret Service sudah punya sendiri.

Ground Force One sudah pasti antipeluru baik bodi dan semua kacanya. Lalu, tetap bisa melaju meski ban kempes total tertembak lawan.

Beberapa fitur kedaruratan juga menyertai Ground Force One. Peralatan pemadaman kebakaran, tabung oksigen, sampai cadangan darah jika presiden terluka parah.

Presiden AS memakai Ground Force One biasanya untuk perjalanan darat jarak jauh yang memakan waktu lebih dari sehari.

Saat berada di dalam bus Ground Force One, presiden tetap bisa bekerja karena segala kelengkapan kantor plus telepon dan internet pasti tersedia.

Seperti halnya, The Beast, hanya orang tertentu yang bisa jadi pengemudi Ground Force One. Sudah pasti dia adalah pengemudi pilihan terbaik.

Saat Ground Force One melewati kerumunan orang, sang presiden tetap bisa melambaikan tangan ke massa. Masalahnya, kaca Ground Force One sangat gelap.

Tatkala Barrack Obama ingin melambaikan tangan, dia harus ke kaca depan dan wajahnya sangat dekat dengan kaca. Barulah orang-orang bisa melihatnya.

Seperti apa interior Ground Force One tidak diketahui tapi pihak gedung putih pernah sekilas memberikan gambaran ada captain seat dan sofa.

Terakhir, Ground Force One juga sangat efektif untuk urusan logistik kepresidenan. Utamanya saat sang presiden turun dari Air Force One.