Memiliki mobil pribadi juga berarti paham cara merawatnya.

Di era modern ini, mobil sudah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Kendaraan roda empat ini adalah item esensial untuk menunjang transportasi sehari-hari.

Mendapatkannya pun sudah terbilang mudah. Dengan uang muka dan cicilan terjangkau, kian banyak masyarakat yang memiliki mobil pribadi alih-alih menumpangi transportasi umum.

Meski demikian, tak semua orang paham bagaimana merawat mobilnya dengan baik. Tak jarang, kendaraan mereka sudah tak berfungsi maksimal hanya dalam waktu beberapa tahun saja.

Untuk itu, Motor1.com Indonesia - mengutip Honda Indonesia - ingin berbagi informasi tentang beberapa kebiasaan buruk yang membuat mobil Anda cepat rusak. Ini uraiannya:

1. Memasang Gigi Netral di Jalan Menurun

Bukan hanya membuat mobil cepat rusak, kebiasaan satu ini juga berpotensi membahayakan keselamatan Anda.

Menurun dengan gigi netral memang memberi sensasi ringan dan kencang. Namun, itu juga membuat Anda kesulitan mengendalikan lajunya ketika terjadi hal di luar dugaan.

Mobil bisa slip bahkan terbalik, menyebabkan kecelakaan fatal. Selain itu, mesin juga bekerja lebih keras dan cepat panas.

Cara paling benar adalah memperlambat kecepatan mobil dengan menggunakan gigi rendah dan bantuan engine brake.

2. Sering Mengerem Mendadak

Kebiasaan satu ini patut dihindari karena bisa membuat kampas rem cepat aus. Jika memang ingin berhenti, injak pedal rem secara perlahan dari jarak cukup jauh dari tujuan.

Lakukan proses tersebut sedikit demi sedikit sehingga kecepatan mobil menurun secara konstan sampai akhirnya berhenti sempurna.

Kecuali ada situasi yang memaksa Anda mengerem mendadak, tetap jaga kebiasaan berhenti secara perlahan. Selain membuat kampas rem awet, konsumsi BBM juga bakal lebih hemat.

3. Menginjak Pedal Gas secara Tiba-tiba

Sama seperti rem, menginjak pedal gas secara mendadak pun tidak sehat bagi mobil Anda. Apapun kondisinya, baik itu telat ke kantor atau terburu-buru karena rapat penting, kendarai mobil dengan lembut dan hati-hati.

Menghajar pedal gas terlalu dalam dari kondisi berhenti akan membuat mesin berteriak karena harus bekerja keras dalam waktu singkat.

Itu belum menghitung RPM yang dipaksa berputar dalam kecepatan tinggi secara tiba-tiba. Jika dilakukan terus-menerus, komponen mesin akan cepat rusak, begitu juga asupan BBM yang bertambah.

4. Lampu Dibiarkan Menyala

Satu-dua kali Anda tentu pernah meninggalkan mobil dengan kondisi lampu kabin yang masih menyala. Tapi, ini jangan sampai terlalu sering dilakukan.

Kebiasaan membiarkan lampu kabin menyala seharian bakal menyiksa aki mobil. Akibatnya, komponen tersebut cepat rusak dan energinya gampang habis.

Ketika mobil dimatikan, aliran energi ke aki juga terputus. Oleh karena itu, aki akan menggunakan energi cadangan yang lama-kelamaan bakal habis. Jika demikian, mesin mobil bakal sulit menyala.

5. Tak Disiplin Servis Mobil

Kesibukan terkadang membuat Anda melewatkan jadwal servis berkala. Jika sudah alpa sekali, biasanya akan keterusan.

Inilah kebiasaan terburuk yang harus segera dirubah, apabila ingin mobil Anda selalu dalam keadaan sehat.

Bukan hanya empat problem sebelumnya, berbagai kerusakan lain juga bisa teratasi jika Anda membawa kendaraan ke bengkel resmi.

Selain itu, dengan melakukan servis teratur, Anda juga bisa mencegah hal-hal buruk karena adanya perawatan yang tepat.