Jika mobil tidak dalam kondisi terbaik, ada potensi kecelakaan.

Setiap awal tahun, di Indonesia, sudah pasti mengalami musim hujan. Bukan hanya sekedar gerimis, tapi curah air deras yang tak jarang menimbulkan banjir.

Bagi pengendara mobil, kondisi seperti itu jelas sangat menyulitkan. Kita tidak cuma terganggu selama perjalanan, tapi juga berpotensi mengalami kecelakaan - ringan hingga fatal.

Kali ini, tanah air kembali dirundung masa-masa tersebut. Curah hujan cukup tinggi dan genangan air mulai terbentuk di mana-mana.

Oleh karena itu, kita wajib berhati-hati dan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, sebelum meninggalkan rumah menggunakan mobil.

Mengutip situs resmi Honda Indonesia, berikut kami paparkan tiga komponen penting yang mesti dicek saat berkendara di musim hujan:

Wiper

Menggunakan wiper atau penyeka kaca yang berfungsi dengan baik, merupakan hal yang penting untuk diperhatikan -  terutama di musim hujan.

Wiper yang sudah rapuh tentu tidak dapat menyapu seluruh permukaan kaca dari air dengan maksimal, sehingga Anda juga semakin sulit untuk melihat secara jelas.

Segera lakukan penggantian wiper saat teksturnya sudah kasar, terdapat retakan atau pecah-pecah, bentuk pinggiran tidak rata, serta keras saat disentuh.

Sistem Pencahayaan

Segala sistem pencahayaan, terutama lampu, merupakan komponen yang wajib Anda periksa sebelum mengendarai mobil di musim hujan.

Pastikan lampu headlamp, foglamp, lampu sein dan lampu hazard dapat berfungsi dengan baik dan memiliki kadar pencahayaan yang sesuai.

Lampu yang terlalu redup dapat menyebabkan Anda sulit melihat saat berkendara. Sebaliknya, lampu yang terlalu terang juga berbahaya karena dapat menyilaukan pandangan pengendara lain.

Idealnya, lampu standar yang sudah dipasang oleh pabrikan mobil sejak awal, seharusnya sudah memadai untuk dibawa berkendara dalam cuaca hujan.

Ban Mobil

Anda juga perlu memastikan keempat ban mobil yang terpasang berada dalam kondisi baik, alias tidak gundul, benjol maupun retak-retak.

Selain itu, Anda perlu juga memperhatikan indikator batas TWI atau Tread War Indicator, yakni batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap dipakai.

Indikator TWI biasanya terletak di bagian tepi ban, berupa segitiga kecil, serta di bagian telapak ban yang berbentuk tonjolan, namun tidak sampai setinggi kembang ban.

Apabila permukaan ban mobil Anda sudah menyentuh batas indikator TWI, artinya komponen tersebut memang selayaknya harus diganti.