Sekali-dua kali, atau malah sering, Anda tentu pernah merasakan yang namanya gas tersendat selama mengendarai mobil. Dalam istilah sehari-hari, hal tersebut dikenal juga dengan "brebet".

Ini adalah kondisi di mana Anda menginjak pedal gas, tapi tenaga yang dihasilkan tak sesuai, atau malah mati mesin dan mogok.

Hal tersebut jelas sangat mengganggu, apalagi jika sedang berada dalam perjalanan panjang atau mengejar urusan penting.

Mengatasi persoalan ini sebenarnya mudah. Tapi, dengan catatan, Anda harus tahu pasti apa yang jadi penyebab tersendatnya gas.

Pada artikel ini, kami mengutip situs resmi Daihatsu Indonesia untuk memaparkan beberapa faktor yang menyebabkan mobil jadi "brebet". Berikut ulasannya:

Problem pada Filter Bahan Bakar

Biasanya, mesin mobil tersendat disebabkan filter bahan bakar yang bermasalah. 

Komponen itu seharusnya berfungsi sebagai penyaring kotoran dan debu. Tapi kini malah membuat performa mobil Anda jadi kurang maksimal. 

Itu karena bahan bakar yang kurang bersih akan membuat proses pembakaran jadi tak efektif. Akibatnya, mobil Anda akan tersendat saat di gas dalam kecepatan tertentu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, langkah pertamanya adalah mengecek kondisi filter bahan bakar. 

Kebanyakan mobil yang diproduksi saat ini memiliki dua jenis filter bahan bakar, yang tentu saja harus dibersihkan secara rutin.

Mesin Mobil Overheat

Temperatur mesin juga menjadi penyebab mobil brebet saat di gas. Mesin yang panas berlebihan (overheat) akan membuat kecepatan kendaraan Anda menurun. 

Ketika pedal gas diinjak, mobil akan tersendat seolah tidak memiliki tenaga untuk melaju. Hal ini tentu mempengaruhi kenyamanan Anda ketika mengemudi.  

Kondisi mesin overheat biasanya terjadi pada radiator. Lonjakan temperatur disebabkan air radiator yang sudah menipis atau habis. 

Air radiator yang berfungsi sebagai penjaga kestabilan temperatur mesin tidak bekerja optimal. Solusi sederhananya, Anda bisa mengisi ulang air tersebut sesuai kebutuhan mesin. 

Sistem Injeksi Bermasalah

Selanjutnya, gas brebet terjadi karena gangguan pada sistem injeksi mobil. Kondisi ini mungkin terjadi ketika sistem injeksi mengalami "masuk angin". 

Pada kondisi ini, gelembung udara akan masuk ke dalam sistem pembakaran mesin. Udara inilah yang membuat tekanan mesin jadi tidak stabil dan menyebabkan mobil tersendat saat di gas.

Sistem injeksi bisa masuk angin karena beberapa faktor. Namun, yang paling sering terjadi adalah kehabisan bahan bakar.

Agar tidak mengalami problem ini, jangan lupa mengisi bahan bakar sebelum kehabisan. Pastikan juga selalu menggunakan jenis bahan bakar yang sesuai dengan mesin kendaraan.

Kerusakan Sensor 

Sebagian besar mobil yang diproduksi saat ini sudah menggunakan teknologi injeksi dan bergantung kepada sistem otomatis. 

Keberadaan sensor sangat vital karena komponen inilah yang mengirimkan sinyal ke ECU untuk memproses kinerja mobil. 

Jika sensor rusak, itu bisa menyebabkan gangguan pada mobil, salah satunya tersendat ketika digas.

Busi Mulai Aus 

Penggunaan busi yang tidak sesuai standar dan melebihi usia pemakaian ternyata juga menjadi penyebab mobil brebet saat digas. 

Oleh karena itu, pastikan membeli busi sesuai standar kendaraan yang Anda miliki. Kemudian, jangan memaksakan busi yang sudah tidak layak pakai dan segera beli penggantinya. 

Keadaan mesin mobil memang harus diperhatikan secara rutin agar kinerjanya tetap prima. Jika tidak, maka akan terjadi berbagai masalah, seperti gas yang tersendat saat diinjak.