Suzuki Satria FU 150 Lovers (SSFL) Indonesia merupakan salah satu komunitas penggemar sepeda motor Suzuki Satria FU 150.

Tapi, ada hal yang membedakannya dengan komunitas sepeda motor pada umumnya, yakni proses perekrutan keanggotaannya yang unik.  

Betapa tidak, untuk mendaftar menjadi anggota SSFL tidak harus memiliki sepeda motor Suzuki Satria FU 150. Hal itu dibenarkan oleh Dwi Wahyu dari SSFL TOMCAT Chapter Bekasi.

“Yang penting punya rasa cinta pada Suzuki Satria FU 150. Kami bahkan tidak merekrut anggota secara aktif,” kata Dwi Wahyu kepada Motor1.com Indonesia.

Bahkan, tidak ada diklat khusus kepada calon anggota yang ingin gabung. Sebab SSFL memang tidak mencari anggota, melainkan masyarakat sendiri yang mendaftar untuk jadi anggota.  

“SSFL ini adalah komunitas, bukan klub. Kalau komunitas kami bebas dan tidak terikat. Sedangkan klub biasanya ada kewajiban dan diklat, jadi sedikit beda,” Dwi Wahyu menambahkan.

Ia kemudian mencontohkan penyuka mobil-mobil supercar macam Ferrari. “Penggemar Ferrari tidak harus punya Ferrari, kan? Nah, demikian pula anggota kami, tidak perlu memiliki Suzuki Satria FU 150,” ujarnya.

Alhasil, anggota SSFL mengendarai beraneka merek kendaraan saat menuju lokasi kopi darat di markas SSFL Pusat, Lapangan Banteng, Jakarta.

“Ada yang pakai Yamaha N-Max, Honda, dan lain-lain. Bahkan, ada juga yang bawa mobil tapi tidak punya sepeda motor Suzuki Satria F 150,” ucap Dwi Wahyu.  

Mereka pun tidak terlihat sungkan saat bergabung dengan para anggota lainnya yang memiliki Suzuki Satria FU 150.

Bahkan, kalau mereka sudah berdiskusi seputar sepeda motor sporty berkecepatan tinggi itu, obrolannya bisa berjam-jam.

“Ya, karena kami sama-sama pencinta sepeda motor Suzuki Satria F-150,” ujar Dwi Wahyu.

Ia kemudian menjelaskan, peraturan soal keanggotan memang merupakan masukan dari para anggota sendiri yang akhirnya dituangkan dalam AD/ART komunitas itu.

“Memang SSFL ini awalnya didirikan oleh para pengguna Suzuki Satria F-150 pada 14 Februari 2010, kemudian organisasi ini terus berkembang,” ucapnya.

Saat itulah menurut Dwi Wahyu, banyak permintaan dari para pencinta Suzuki Satria FU 150 yang bukan pemilik untuk jadi anggota. Sehingga, disepakatilah AD/ART yang berlaku saat ini.

“Kami paham. Apalagi jika sudah berkeluarga dan punya banyak anak, sulit untuk menggunakan Suzuki Satria FU 150. Tapi mereka tetap memiliki passion tinggi terhadap motor ini.”

Kini menurut Dwi Wahyu anggota SSFL sudah berjumlah ribuan dan menyebar ke seluruh Indonesia. “Kami sudah memiliki lebih dari 200 Chapter, bahkan sudah sampai ke Papua,” katanya.

Galeri: Aktivitas Komunitas Suzuki Satria FU 150 Lovers Indonesia

Balapan OMR dan Touring

Sebagai komunitas motor balap, kurang afdol rasanya jika tidak memiliki program balapan. Menurut Dwi Wahyu, SSFL Indonesia juga punya program one make race (OMR).

Yang unik dari OMR versi SSFL ini adalah, pesertanya tidak harus menggunakan Suzuki Satria FU 150. “Asal jangan pakai motor matic saja, nanti ketinggalan sama Satria,” kata Dwi sambil tertawa.

Program lainnya yang paling menarik tentunya adalah touring. Salah satu yang terbesar digelar pada 2018 lalu, yakni touring dari Banyuwangi ke Bali.

“Waktu touring Banyuwangi-Bali itu persertanya tidak hanya didominasi dari pulau Jawa. Ada juga dari Lampung dan beberapa daerah lain di Sumatra,” katanya.    

Sayangnya, pandemi virus corona menghentikan sejenak kegiatan OMR maupun Touring. Selama pandemi, SSFL memiliki banyak aktivitas sosial.

Meskipun, sebenarnya aktivitas sosial ini juga sudah dijalankan sejak sebelum pandemi.

“Baru-baru ini kami ikut berpartisipasi memberikan sumbangan sosial kepada para korban musibah banjir di Sukabumi dan Cirebon, dikoordinasi oleh SSFL Chapter setempat,” Dwi Wahyu menjelaskan.  

Koridor Ketentuan dalam AD/ART SSFL Indonesia

Logo Suzuki Satria FU 150 Lovers
  1. SSFL INDONESIA bukan Club melainkan LOVERS brand Suzuki, salah satunya Satria FU 150.
  2. SSFL INDONESIA tidak merekrut anggota (keinginan sendiri) dan sifat keanggotaan tidak terikat, tidak ada senioritas dan tidak ada diklat kusus.
  3. SSFL INDONESIA bertujuan untuk mengenalkan kepada dunia tentang produk kendaraan pabrikan SUZUKI khususnya varian Satria FU 150.
  4. Dalam logo SSFL INDONESIA tidak tercantum kata Club melainkan LOVERS yang artinya diperluas namun tidak terbatas hanya varian Satria FU 150 saja yang berhak. Tetapi semua rider varian kendaraan pabrikan lain yang ada di dunia berhak LOVERS ke product SUZUKI (FU Lovers) melalui forum SSFL INDONESIA.
  5. Perwakilan daerah adalah sebagai wadah untuk mempermudah kopi darat (kopdar) antar-sesama FU Lovers yang ada di forum SUZUKI SATRIA FU 150 LOVERS. Bukan sebagai pengurus wilayah yang bersifat resmi dan tidak mewajibkan/bertujuan untuk merekrut individu sebagai anggota tetap.
  6. SSFL INDONESIA men-support semua kegiatan positif dari semua Club atau Community khususnya yang berbenderakan SUZUKI.
  7. Apabila terjadi penyalahgunaan forum SSFL INDONESIA oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, maka SSFL INDONESIA tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun baik tindakan/perbuatan yang bersifat melawan hukum.
  8. Forum online SSFL INDONESIA bisa digunakan untuk share, bertukar pikiran tentang modifikasi motor atau informasi otomotif yang up to date.
  9. Jadikan kepentingan pribadi dan keluarga menjadi nomor 1, kepentingan pekerjaan menjadi nomor 2, dan SSFL menjadi kesekian kalinya.
  10. Forum SSFL Indonesia hanya untuk share info dan diskusi dengan materi dan topik yang sesuai aturan group, untuk forum jual beli bisa masuk di grup SSFL JUAL BELI.