Bagi kebanyakan pengemudi pemula, tanjakan curam menjadi tantangan yang cukup mengkhawatirkan. Biasanya, tanjakan seperti ini kerap ditemukan di jalanan pegunungan, perbukitan, atau area parkir gedung bertingkat.

Penting bagi Anda untuk menguasai cara mengemudi mobil di tanjakan curam agar tidak melaju mundur dengan sendirinya.

Apalagi jika terjadi kemacetan sehingga mobil harus berhenti di tengah tanjakan, tentunya Anda harus bisa menguasai teknik menyetir yang tepat. Namun, tidak perlu khawatir, Anda bisa mempelajarinya melalui penjelasan dari Auto2000 di bawah ini.

Mengemudi dengan mobil transmisi otomatis

Bagi pemilik mobil transmisi otomatis, mengemudi di tanjakan curam tidak terlalu membutuhkan trik khusus. Mengingat tidak ada pedal kopling yang perlu diinjak, Anda hanya perlu memainkan rem kaki atau tangan selama mengemudikan mobil di tanjakan curam.

Nah, tiap mobil transmisi otomatis memiliki persneling berbeda-beda. Ada yang persnelingnya terdiri dari D1, D2, sampai D3, tapi ada juga yang hanya memiliki persneling D atau L.

Agar mobil kuat menapaki tanjakan curam, atur persneling ke posisi D2 atau L. Jika mobil harus berhenti di tengah tanjakan, Anda hanya perlu memainkan rem kaki atau rem tangan.

Mengemudi dengan mobil transmisi manual

Berbeda jika Anda memiliki mobil transmisi manual, yang membutuhkan teknik khusus agar bisa melalui tanjakan curam dengan mulus. Ada beberapa teknik yang dapat Anda terapkan sebagai cara mengemudi mobil di tanjakan curam, yaitu:

1. Menginjak pedal rem

  • Ketika mobil berhenti di tanjakan, segera injak pedal kopling dengan kaki kiri dan pedal rem dengan kaki kanan.
  • Pastikan transmisi berada di posisi gigi 1.
  • Untuk kembali melajukan mobil, lepaskan kaki kanan dari pedal rem dan pindahkan ke pedal gas.
  • Langsung tekan pedal gas secara cepat hingga RPM mencapai angka 2000.
  • Pada saat bersamaan, angkat kaki kiri dari pedal kopling hingga posisi setengah agar mobil tidak bergerak mundur.

2. Menyeimbangkan pedal kopling dan gas

  • Cara mengemudi mobil di tanjakan curam yang satu ini membutuhkan jam terbang tinggi mengingat cukup tricky.
  • Saat mobil berhenti di tanjakan, injak pedal kopling dengan kaki kiri dan pedal rem dengan kaki kanan.
  • Pastikan transmisi berada di posisi gigi 1.
  • Lepas kaki kanan dari pedal rem dan injak pedal gas hingga mencapai 2000 RPM dan secara bersamaan, angkat kaki kiri hingga setengah kopling.
  • Dengan kaki kiri menginjak setengah kopling dan kaki kanan menginjak pedal gas, mobil tetap akan berhenti dalam posisi stand by.
  • Saat waktunya kembali melaju, Anda bisa langsung menekan pedal gas lebih dalam sambil secara perlahan melepas kopling sepenuhnya.

3. Menarik tuas rem tangan

  • Injak pedal kopling dan rem jika mobil berhenti di tanjakan curam.
  • Tarik tuas rem tangan dan pindahkan transmisi ke gigi 0. Walau begitu, kaki harus tetap bersiap menginjak kopling dan rem.
  • Saat hendak maju kembali, injak pedal kopling dan pindahkan transmisi ke gigi 1.
  • Tekan lock pada tuas rem tangan dan turunkan perlahan.
  • Pada saat bersamaan, injak pedal gas hingga kurang lebih 2000 RPM sambil mengangkat kaki kiri hingga hanya menginjak setengah kopling.
  • Perlahan injak pedal gas lebih dalam dan angkat kopling perlahan untuk membuat mobil melaju.

​​​​​Menguasai cara mengemudi mobil di tanjakan curam tentu tidak bisa dilakukan dalam semalam. Dibutuhkan latihan berulang kali hingga Anda bisa menguasai teknik yang dijelaskan di atas.

Pastikan Anda mendapat pendampingan dari orang yang lebih mahir mengemudi selama praktik di tanjakan. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memastikan performa mobil tetap prima agar mengemudi mobil di tanjakan curam lebih aman dilakukan.