Mark Gold bukan hanya seorang pengacara, dia juga menyukai mobil mewah. Supercar jika ingin lebih rinci karena Mark Gold memiliki Ferrari 308 GTS.

Memiliki sebuah supercar pastinya membuat Mark Gold gatal untuk menginjak dalam-dalam pedal gas hingga melewati batas kecepatan di jalan.

Mark Gold pun ketahuan ngebut di jalan dan polisi Miami menindaknya. Namun, Mark Gold memakai akal dan keahliannya hingga bisa lolos dari jerat hukum.

Tampaknya, Mark Gold adalah seorang pengacara yang hebat. Bekerja di sebuah firma hukum pada awal kariernya, Mark Gold sudah dapat gaji besar.

Memungkinkan dia untuk memenuhi salah satu mimpinya, yaitu membeli Ferrari. Dalam sebuah lelang, ia memenangkan Ferrari 308 GTS.

Mobil itu sebelumnya dimiliki oleh seorang pengedar narkoba! Meski dia tetap berhati-hati dengan memeriksa kembali tiap sudut mobil itu agar tak ada narkotika yang terselip.

Mark Gold pun menceritakan kisahnya di saluran YouTube VINwiki bahwa mengemudikan mobil impiannya itu sangatlah menggembirakan.

Saking senangnya, lebih dari satu kali pengacara itu ditilang karena ngebut dan hal ini terjadi begitu sering.

Sehingga pelanggaran kesekian dapat membuatnya terkena suspensi SIM 18 bulan serta penyitaan kendaraannya.

“Suatu hari saya ditilang di jalan raya, saya pikir saya mengemudi 177 km/jam di zona terbatas 88 km/jam,” kata Mark Gold mengisahkan.

“Masalahnya adalah bahwa denda ini akan membuat saya melebihi batas dan itu situasi yang buruk.”

“Saya harus menang di pengadilan karena saya harus tetap membawa mobil untuk bekerja dan itu terancam tak bisa karena SIM bisa dicabut 18 bulan.”

Mencari Celah

Setelah menantang denda untuk mempertahankan SIM-nya, Mark Gold harus menjalani sidang, bukan sebagai pengacara tetapi sebagai tergugat.

Bertekad untuk memenangkan kasus ini, Mark Gold pun bergegas ke perpustakaan untuk mendapatkan pasal terkait, dengan harapan menemukan celah untuk dieksploitasi.

Untungnya, penelitian intensif Mark Gold telah membuahkan hasil. Dia tiba di pengadilan dengan pengetahuan yang sempurna tentang pasal yang dituduhkan kepadanya.

Jelas, berbeda dengan petugas polisi yang tak selengkap Mark Gold pengetahuannya. Mark Gold pun menyampaikan aturan tentang pemeliharaan dan penyesuaian radar kecepatan.

Galeri: Ferrari 308 GTS 1977

"Saya mengajukan keberatan dengan cara dia menggunakan radarnya. Sebelum menggunakannya, ada beberapa prosedur yang harus diikuti,” ujar Mark Gold.

“Dia membutuhkan laporan harian untuk mencatat hasil tesnya pada awal shiftnya: tes eksternal dengan garpu tala dan tes internal.”

“Sedangkan tes garpu tala itu pun harus disertifikasi oleh perusahaan terpisah agar benar-benar layak digunakan.”

Pada awalnya terjadi bingung, hakim meminta untuk meninjau kembali aturan itu. Tentu saja, petugas polisi tidak pernah mendengar tentang semua prosedur ini.

Kendati, Mark Gold memang melanggar batas kecepatan tapi polisi juga dianggap tak menjalani aturan yang ada.

Hasilnya, pelanggaran Mark Gold dicabut dan pengacara tersebut dapat mempertahankan SIM dan Ferrarinya.