Kanal Youtube Skor Indonesia memiliki konten eksklusif berjudul Dine with Viola. Kali ini Vice President Skor Indonesia, Viola Kurniawati, mengajak salah satu bintang sepak bola Persib Bandung, Ezra Walian, berjalan-jalan.

Dalam video di atas, tampak Viola menjemput Ezra dengan mengendarai Porsche Macan terbaru. Terlihat sekilas profil mobil produksi Jerman itu.

Pada menit-menit awal, kamera memperlihatkan SUV compact sporty tersebut dari berbagai sisi. Bagian depan menunjukkan gril yang lebar dan memanjang serta lampu full LED.

Gril tersebut bisa membuka dan menutup secara otomatis sesuai kondisi suhu mesin, juga untuk kepentingan aerodinamika.

Masih dari bagian depan, di bawah bumpernya terdapat splitter yang juga menambah aerodinamika dan kesan sporty.

Bagian belakang, dua lampu belakang yang tersambung oleh sebuah garis panjang menunjukkan bahwa ini adalah Porsche Macan facelift.

Sebab, pada Porsche Macan model sebelumnya kedua lampu belakang benar-benar terpisah tanpa garis. Terlihat pula dua knalpot bentuk persegi yang juga menambah kesan sporty.

Galeri: Porsche Macan Turbo 2020: Pro dan Kontra

Dalam konten ini, Ezra di antaranya bercerita tentang kariernya di Persib Bandung yang dimulai dalam ajang pramusim Piala Menpora 2021.

Rupanya salah satu faktor yang membuatnya sudi bergabung dengan Maung Bandung adalah sang agen, yang tidak lain adalah Sergio Van Dijk.

“Dia (Sergio) adalah legenda besar Persib, jadi dia termasuk yang paling berperan,” kata Ezra dalam wawancara dengan Viola di kanal Skor Indonesia.

Lagi pula menurut pemain berusia 23 tahun itu, Persib sudah menunjukkan ketertarikan sejak sebelum ia bergabung dengan PSM Makassar, klubnya musim lalu.

“Tapi ketika itu saya lebih memilih PSM karena saat itu saya menilai PSM adalah klub yang lebih baik untuk musim pertama saya di Indonesia,” ujar Ezra, yang pernah digodok di klub elite Ajax Amsterdam saat junior.

“Usai kompetisi Liga 1 2020 dihentikan, pelatih Persib (Robert Rene Alberts) mengontak saya dan berkata sangat menginginkan saya bergabung ke Persib,” ia menambahkan.

Setelah itu, terjadilah beberapa kali pertemuan antara Ezra, manajemen Persib, dan Sergio, yang akhirnya menghasilkan kesepakatan.

Ezra mengaku senang bisa bermain di tim sebesar Maung Bandung. Kegagalan di Piala Menpora 2021 lalu juga tidak diratapinya, karena justru bisa jadi bahan evaluasi.

“Semoga setelah Piala Menpora, kompetisi Liga 1 bisa kembali bergulir dan saya bisa bermain lagi untuk Persib,” kata Ezra, berharap.

Tapi, ada satu hal yang masih mengganjal pikirannya, yakni terkait masa depannya di Timnas Indonesia.

Meski sudah berstatus pemain naturalisasi, Ezra hingga saat ini belum diizinkan oleh FIFA memperkuat Tim Merah Putih dalam pertandingan resmi AFC dan FIFA.

Penyebabnya, Ezra pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 dalam ajang resmi FIFA, Piala Eropa 2014.

FIFA menilai Ezra tidak dapat berpindah asosiasi karena pernah memperkuat negara lain  dalam kompetisi resmi sebelum dinaturalisasi jadi WNI.

Ezra pun meminta PSSI segera mencari solusi agar ia bisa kembali bermain untuk Timnas. “Saya selalu berkata, cinta saya untuk Indonesia dan Timnas selalu ada,” kata Ezra.

“Hanya saja saya tidak punya kesempatan untuk bermain dengan Timnas karena saya tidak mendengar apa pun dari PSSI selama setengah tahun ini. Mereka masih harus menyelesaikan kasus saya,” Ezra menegaskan.