Simak penjelasannya berikut ini.

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai salah satu alat keselamatan di dalam mobil mungkin belum terlalu umum untuk sebagian masyarakat. Padahal APAR punya fungsi yang sangat penting ketika mobil kamu mengalami musibah kebakaran di jalan.

Untuk kamu yang telah memiliki APAR, peletakan menjadi salah satu hal penting yang wajib diperhatikan. Simak penjelasannya seperti dilansir situs resmi Toyota

APAR Harus Dekat dengan Pengemudi

Saat terjadi kebakaran atau keadaan darurat, normal saja jika kamu mengalami kepanikan. Agar tidak kebingungan saat mencari APAR, sebisa mungkin tempat penyimpanannya dekat dengan pengemudi.

Lokasi penyimpanan juga berperan penting dalam efektivitas menangani kebakaran. Seperti jangan menyimpan APAR di bagasi yang jelas sulit untuk dijangkau.

APAR tidak boleh terpapar sinar matahari langsung dan harus benar-benar terikat pada dudukannya namun mudah dilepaskan ketika dibutuhkan.

Jangan Mengganggu Aktivitas dalam Mobil

Pada dasarnya penyimpanan APAR boleh di mana saja, selama tidak mengganggu kenyamanan dan aktivitas penghuni kabin mobil. Misalnya, di bawah bangku penumpang depan sebagai lokasi paling umum.

Bisa pula di laci atau kolong dasbor sisi pengemudi atau penumpang. Kamu juga bisa meletakkan APAR lainnya di kabin belakang sebagai cadangan atau digunakan oleh penumpang belakang.

Penting juga menginformasikan kepada penumpang letak dan cara penggunaannya jika dibutuhkan sewaktu darurat.

Sebaiknya tidak meletakkan APAR di lokasi yang posisinya tersembunyi atau jauh dari jangkauan pengemudi dan penumpang.

APAR Harus Mudah Dijangkau

APAR harus mudah dijangkau dan terlihat supaya waktu terjadi percikan api, kamu bisa langsung mengambilnya. Lokasi paling umum adalah di bawah jok pengemudi sehingga dapat dengan mudah dan aman digunakan serta diperiksa.

Namun hati-hati jangan sampai mengganggu mekanisme penggerak bangku, apalagi jika menggunakan sistem otomatis. Termasuk bagian penting lain seperti sensor-sensor sehingga tidak menggangu kinerja mobil.

Dengan mudah terlihat, kamu juga bisa mengecek secara rutin kondisinya lantaran cairan kimia APAR memiliki usia pakai dan harus diganti baru.

Pastikan pula dudukan APAR memegang bodi mobil dengan kuat sehingga tidak mudah goyah ketika terkena guncangan. APAR juga harus dapat diletakkan pada dudukannya dengan baik dan mudah dilepaskan ketika dibutuhkan.