Perbandingan ini tidak se-absurd yang Anda pikirkan.

Presenter otomotif senior asal Inggris, James May, belum lama ini menjadikan mobil Dacia Sandero sebagai salah satu topik di Top Gear.

May berbicara tentang hal-hal kecil dari model mobil murah asal Rumania tersebut selama segmen acara berlangsung.

Memang, mengingat sejarahnya bersama Dacia Sandero, pria 58 tahun ini bisa dianggap sebagai orang yang tepat untuk mengulas hal-hal terbaru dari mobil tersebut.

Tetapi kali ini dalam video dari kanal Youtube Drivetribe di atas, meski sama-sama mengulas Dacia Sandero, ada sedikit perbedaan.

Daripada hanya mengendarai Dacia Sandero dan mereview atau mengevaluasinya, May memilih membandingkan mobil itu dengan sepeda buatannya sendiri.

Ide ini tidak se-absurd yang mungkin Anda pikirkan pada awalnya, karena baik mobil maupun sepeda itu memiliki harga sekitar 10.000 poundsterling.

Harga tersebut setara dengan 14.161 dolar AS atau sekitar Rp202 juta dengan kurs saat ini.

Galeri: Dacia Sandero 2020

Dacia Sandero bahkan dapat berharga hanya sekitar 8.000 poundsterling di Inggris (Rp161,4 juta), tetapi yang satu ini lebih memiliki kemewahan.

Mobil yang dibawa May ini mampu menghamburkan 90 tenaga kuda. Tersedia AC di dalamnya dan ada sandaran tangan tengah di antara kursi depan.

Selain itu, mesinnya sangat eksotis. Termasuk menggunakan banyak serat karbon, dan beratnya hanya 16,5 pon (7,5 kilogram).

Sebaliknya, sepeda May adalah “supercar” dalam dunia bersepeda. Bobotnya yang ringan dan suku cadang yang eksotis membuatnya memberikan performa mengesankan.

Tetapi tidak terlalu nyaman. Sebagai contoh, kursinya hanya memiliki ketebalan beberapa kartu remi, dan May menyarankan agar pelananya menambahkan semua kenyamanan.

Dacia Sandero sebenarnya melanbangkan dasar dari mobil standar. Namun demikian, jelas mobil ini memiliki fasilitas yang tidak dapat ditawarkan sepeda.

Seperti kaca depan dan tempat duduk untuk empat orang dewasa.

May mengatakan perjalanan mobil itu tegas tanpa kasar. Plus, Dacia Sandero di sini memiliki kecepatan tertinggi 111 mil per jam (179 kilometer per jam).

Jadi, lebih baik kita berada di atas sepeda atau di dalam mobil? Jawabannya bergantung pada seberapa sosial Anda.

Orang-orang yang menyukai sepeda akan melihat sepeda yang sedang dikayuh May dan memiliki banyak pertanyaan untuknya. Anda pun harus berinteraksi dengan mereka.

Sebaliknya, jika Anda tidak terlalu berjiwa sosial, Dacia Sandero bisa jadi pilihan. Tidak ada seorang pun di jalan yang peduli dengan Dacia Sandero, dan Anda sepenuhnya fokus di jalan.

Ingin tahu siapa yang lebih baik saat May membandingkan Dacia Sandero dengan sepedanya? Silakan saksikan video di atas.