Bisa dikatakan SUV paling irit tapi tetap nyaman dan mewah.

Mobil plug-in hybrid dengan mesin diesel sangat langka. Rekan kami dari Motor1.com Italia pun hanya menemukan satu, yaitu Mercedes-Benz GLC 300 4Matic EQ Power.

Lalu, mobil itu diambil untuk dilakukan uji konsumsi daya di kondisi realistis dengan rute favorit dari Kota Roma menuju Forli yang berjarak 360 kilometer.

Mercedes-Benz GLC 300 4Matic EQ Power adalah SUV menengah dengan penggerak semua roda dan bertransmisi otomatis sembilan percepatan.

Memakai mesin diesel plug-in hybrid berkekuatan 320 daya kuda 2,0 liter. Hasilnya, mencapai konsumsi rata-rata yang sangat baik, yaitu 4 liter untuk 100 kilometer (km).

Atau, 25 km per liter (1:25). Lalu, saat start dari dalam kota hingga keluar Kota Roma, mode listriknya mampu menempuh jarak 52 km. Ini yang bikin irit bahan bakar.

Mercedes GLC 300 de 4Matic EQ Power

SUV Paling Irit

Melihat kondisi ini, kami pun mencari data soal konsumsi daya dari SUV menengah lainnya dan menemukan beberapa perbandingan.

Tapi, bisa dikatakan bahwa Mercedes-Benz GLC 300 4Matic EQ Power jadi yang paling irit konsumsi bahan bakarnya.

Saudara sekandung, yaitu Mercedes GLE 350 4 Matic EQ Power hanya unggul sangat tipis di angka 3,95 liter untuk 100 km atau 1 liter untuk 25,3 km. Tapi, mobil ini pakai baterai yang lebih besar.

Sudah pasti pula bahwa Mercedes-Benz GLC 300 4Matic EQ Power ini lebih baik daripada Ford Kuga 2.5 Plug-in Hybrid 2WD.

Okelah kalau Ford ini menghasilkan konsumsi rata-rata 3,8 liter per 100 km atau 1 liter untuk 26,3 liter (1:26,3).

Tapi, ingat Ford ini hanya berpenggerak dua roda, sedangkan Mercedes GLC yang kami uji ini penggerak semua roda.

Lalu, pesaing langsung Mercedes GLC bisa dikatakan adalah Audi Q5 55 TFSI. Plug-in hybrid juga tapi mesin bensin.

Audi ini memiliki konsumsi bensin 5,25 liter untuk 100 km atau 19,0 km per liter (1:19). Ini pun angka yang baik juga.

Mercedes GLC 300 de 4Matic EQ Power

Fitur Terbaik

Mercedes GLC 300 4Matic EQ Power bervarian Premium Plus dengan fitur hebat seperti pelek 20 inci.

Ada pula suspensi udara yang dikontrol secara elektronik, lampu depan Multibeam, dan interior kulit dua warna.

Situasi di dalam pun begitu menenangkan karena lapang dan suspensi udara bisa meredam semua permukaan jalanan.

Kabin lapang itu jadi hasil dari dimensi mobil yang panjangnya 4,65 meter itu. Sehingga, ini adalah SUV besar yang baik.

Satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah rangkaian ADAS generasi terbaru yang menjamin keamanan dan relaksasi perjalanan.

Bersama dengan girboks otomatis yang benar-benar luar biasa. Fitur lainnya, yaitu keyless, kursi yang dapat diatur secara elektrik, dan sistem audio premium.

Mercedes GLC 300 de 4Matic EQ Power

Baterai Bisa 50 Km

Dalam penggunaan sehari-hari dalam mode listrik Mercedes GLC ini cenderung memiliki jangkauan antara 40 hingga 50 km.

Ini berkat baterai dengan kapasitas nominal 13,5 kWh dan efektif diperkirakan di kisaran 12 kWh.

Namun, jarak tempuh baterai turun dengan cepat jika semua motor listrik yang bertenaga 122 daya kuda itu digunakan.

Namun secara keseluruhan, mobil ini berjalan senyap dikombinasikan dengan suspensi udara memberikan kenikmatan bagi mereka yang menyukai kenyamanan.

Isi ulang hanya dalam arus searah dan pengisi daya terpasang 7,2 kW memungkinkan Anda untuk mengisi lebih cepat.

Solar Hanya Terpakai Sedikit

Ketika baterai habis, Mercedes GLC 300 EQ Power ini masih tetap terbilang sangat irit untuk konsumsi solar.

Tangki 50 liter memungkinkan Anda melakukan perjalanan bahkan untuk waktu yang lama tanpa berhenti di SPBU.

Efisiensi bahan bakarnya sangat baik dipakai di dalam kota maupun luar kota. Mesin diesel 2.0 194 HP selalu dibantu oleh mesin listrik untuk memastikan akselerasi yang kuat.

Performa Baterai di Berbagai Kondisi

Kombinasi: 26,7 kWh/100 km atau 3,7 km/kWh
Jalan tol: 19,2 kWh/100 km atau 5,2 km/kWh
Eco driving: 16,0 kWh/100 km atau 6,2 km/kWh
Performa: 86,2 kWh/100 km atau 1,1 km/kWh

Konsumsi Bahan Bakar di Berbagai Kondisi

Perkotaan: 6,3 liter/100 km (1 liter:15,8 km)
Kombinasi: 5,8 liter/100 km (1 liter:17,2 km)
Jalan tol: 6,9 liter/100 km (1 liter:14,4 km)
Eco Driving: 3,5 liter/100 km (1 liter:28,5 km)
Performa: 30,1 liter/100 km (1 liter:3,3 km)