Olimpiade 2020 sedang berlangsung di Tokyo, 23 Juli-8 Agustus 2021. Ajang multicabang ini sempat tertunda akibat pandemi, namun akhirnya berhasil digelar.

Indonesia pun mengirimkan kontingen yang berisi 28 atlet. Salah satu cabang yang diikuti adalah angkat besi.

Pada Sabtu (24/7/2021), Windy Cantika Aisah telah meraih perunggu dari kelas 49 kg putri.

Pada Minggu (25/7/2021), giliran Eko Yuli Irawan yang mempersembahkan medali perak dari kelas 61 kg putra.

Eko membukukan angkatan snatch 137 kg, clean and jerk 165 kg, dan angkatan total 302 kg.

Hasil ini membuat Eko mencatatkan rekor menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil meraih medali dalam setiap keikutsertaannya dalam Olimpiade.

Ya, Eko meraih medali sejak Olimpiade 2008, 2012, 2016, hingga terakhir pada 2020.

Pada Beijing 2008, Eko meraih perunggu kelas 56 kg putra. Pada London 2012, perunggu kelas 62 kg dan perak dalam Olimpiade Rio 2016.

Terakhir, Eko merebut perak dalam Olimpiade 2020 melalui kelas baru 61 kg putra.

Sebelum ke Olimpiade 2020, Motor1 Indonesia sempat berbincang-bincang dengan pria yang berulang tahun ke-32 pada 24 Juli ini.

Tentu saja Motor1 Indonesia membahas soal persiapan Eko dan soal kedekatan ayah dua anak ini dengan otomotif.

Hal pertama yang membuat Motor1 Indonesia terpukau adalah Eko ternyata menyukai dunia otomotif dan memiliki referensi sendiri untuk mobil.

"Saya belajar menyetir mobil pada November 2012. Kemudian saya punya SIM (Surat Izin Mengemudi) pada 2013," kata Eko kepada Motor1 Indonesia beberapa pekan lalu.

Setelah bisa menyetir dan memiliki SIM, pemilik rekor dunia angkat besi ini membeli mobil pertamanya.

"Mobil pertama yang saya beli adalah Toyota Yaris TRD Sportivo," tutur Eko.

Saat ini, Eko memiliki sebuah Mazda3 sebagai mobil yang menjadi alat transportasinya.

Eko Yuli Irawan

Sebagai seorang ayah, Eko memang memilih mobil yang bisa membawa seluruh keluarganya yang sekaligus efektif.

Namun, apakah Eko memiliki mobil impian?

"Tentu, mobil impian saya adalah mobil sport (sports car)," kata Eko yang merupakan peraih empat emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi.

"Tapi, saya belum sanggup membelinya," tutur Eko sambil tertawa.

Selain itu, mobil impian Eko lainnya adalah Honda Civic.

 

Banyak hal yang menjadi pertimbangan Eko dalam membeli mobil. Selain efisiensi, pajak juga merupakan hal yang sangat dia perhatikan.

"Memiliki sports car pasti akan memengaruhi ke pajak yang akan menjadi mahal," katanya sambil tertawa.

Selain itu, Eko juga kerap melakukan perjalanan jauh dengan mobil. Namun, dia melakukannya dengan rute yang relatif dekat, yakni Jakarta-Bandung.

"Ya, itu rute terjauh saya menyetir, Jakarta-Bandung, pergi dan pulang," ucap pria berpembawaan ramah ini.

 

Galeri: Mazda2 2022