Berbicara mengenai skuter roda tiga, yang pertama terlintas adalah Can-Am, Yamaha Niken, atau Ural, bagi yang menyukai desain retro. Namun, tak banyak yang tahu bahwa pabrikan ternama asal Jepang, Honda, sempat memanaskan skuter roda tiga dengan produk mereka, Gyro.

Padahal, jika dibandingkan dengan skuter roda tiga milik pabrikan lainnya, Honda Gyro memiliki banyak keunggulan.

Diluncurkan pertama kali di Jepang pada Oktober 1982, Gyro sempat hadir di pasar Amerika Serikat dan Kanada pada 1984-1986.

Sejak diperkenalkan, kendaraan yang populer di Asia sebagai kendaraan pekerja ini memiliki beberapa varian.

Uniknya, nama Gyro ternyata merupakan akronim dari Great, Yours, Recreational, dan Original, yang seakan menjadi jiwa dari motor ini.

Penjelasan soal nama Gyro ini bahkan tercantum dalam rilis resmi, yang menunjukkan seberapa besar perhatian Honda pada detail-detail kecil.

 

Dengan ditenagai mesin air-cooled 49cc dua tak, kecepatan maksimal yang bisa dicapai oleh sebuah Gyro hanya 30 mil perjam.

Meski demikian, bukan berarti motor ini tidak bisa diadu di sirkuit. Bahkan, pada Januari 2008 pernah diadakan balapan khusus Gyro di Chiba, Jepang.

Sekalipun diluncurkan empat dekade silam, teknologi yang ditanamkan di skuter ini tidak main-main. Kedua roda belakang Gyro dapat terus berputar ketika roda depan digunakan untuk membelok.

Untuk motor yang dibuat pada dekade 1980-an, pemisahan sistem penggerak roda tersebut merupakan inovasi yang brilian.

 

Kesuksesan Gyro tak lepas dari kemauan Honda untuk belajar dari pendahulunya. Pasalnya, pada 1970-an, pabrikan asal Inggris, BSA, sempat meluncurkan desain produk skuter roda tiga.

Namun, produk yang diberi nama Ariel 3 tersebut kurang sukses di pasaran dikarenakan desainnya yang aneh dan tak nyaman dikendarai.

Meski Honda meluncurkan beberapa varian anyar, namun model Gyro dengan mesin dua tak 49cc masih dipertahankan hingga 2008.

Barulah kemudian lewat Gyro X dan Gyro Canopy, Honda menghadirkan mesin anyar dengan spesifikasi empat tak 50cc dan water-cooled.

Dua varian Gyro yang disebut terakhir hingga kini populer sebagai motor para pengantar pizza.

Kini, di wilayah Amerika Utara, beberapa Gyro masih diperjualbelikan di kalangan penggemar motor retro. Namun di Asia, masih cukup mudah menemukan skuter antik ini.

Pada Oktober 2019, Honda akhirnya meluncurkan lini motor listrik Benly E dan Gyro E yang sekaligus mengakhiri riwayat Gyro di mesin konvensional.

Namun, dengan popularitas dan kualitas yang mumpuni, Gyro versi elektrik diyakini masih akan berbicara banyak beberapa tahun ke depan.

Sources: YouTube, HondaMotor Scooter Guide 

Galeri: Skutik Termurah di Indonesia