Yang namanya bersepeda motor sudah pasti akan berurusan dengan jalan aspal atau jalan beton, selain juga jalan tanah.

Bagi yang biasa menghabiskan waktu berkendaranya di jalan raya, pastinya akan menjumpai jalan aspal dan beton.

Kedua jalan tersebut memiliki karakternya masing-masing. Jalan aspal menggunakan materi aspal yang berfungsi merekatkan potongan batu-batu kerikil yang dipadatkan yang membentuk jalan.

Sedangkan jalan beton terbuat dari campuran semen, pasir, dan batu dalam komposisi khusus.

Beberapa keunggulan dari jalan beton yakni lebih tahan terhadap air, sifat memuai lebih rendah sehingga lebih tahan terhadap panas, jalan beton dapat diaplikasikan pada jenis struktur tanah yang lemah.

Selain itu jalan beton juga lebih mudah diperbaiki, dan memiliki kekuatan menahan beban lebih baik dibandingkan dengan jalan aspal.

Namun di balik keunggulan jalan beton, ada dampak yang didapat oleh para pengguna kendaraan.

Salah satu dampaknya, permukaan jalan beton yang kasar dan bergaris dinilai berpotensi menggerus ban lebih banyak dibandingkan dengan jalan aspal.

Tidak hanya itu, grip yang dihasilkan ketika melintas di jalan beton tidak sebaik saat di jalan aspal.

Lalu bagaimana solusinya agar bisa memaksimalkan pemakaian ban dan tidak mudah aus serta performa tetap apik sekalipun di jalan beton?

Berikut ini adalah hal-hal yang wajib diperhatikan:

1. Gunakan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan

Dengan tekanan angin yang tepat akan membuat daya tahan ban lebih baik. Tekanan yang kurang atau berlebih membuat lapisan ban mudah rusak.

2. Rutin memeriksa ban secara berkala. 

Pemeriksaan rutin bisa menghindari dari kerusakan yang lebih parah. Dengan rutin memeriksa ban, kita bisa mempersiapkan diri (dan juga biaya) jika sewaktu-waktu ban harus diganti.

3. Tidak mencampur jenis angin yang digunakan. Contohnya nitrogen dengan angin biasa dikombinasikan.

Gunakan satu jenis angin saja. Nitrogen atau angin biasa memiliki karakter masing-masing. Jika bercampur bisa membuat kualitas ban cepat menurun.

4. Tidak berkendara dengan kecepatan tinggi

Kecepatan tinggi akan membuat kerja ban semakin tinggi pula. Otomatis akan mempercepat keausan ban.

5. Hindari bermanuver secara berlebihan

Saat melakukan manuver ban akan bergesekan dengan jalan. Manuver yang berlebihan akan membuat ban cepat aus.

6. Jangan melakukan pengereman mendadak

Pengereman mendadak bisa membuat permukaan ban cepat aus dan mudah terkelupas sehingga lebih cepat rusak.

 

Galeri: Cara Mengamankan Barang ke Sepeda Motor