Senin (25/10/2021) kemarin, Porsche memperkenalkan Taycan Cross Turismo kepada para penggemar otomotif di Indonesia.

Itu merupakan pertama kalinya model tersebut mendarat di tanah air, dan diyakini akan mendapat sambutan hangat dari pelanggan seperti Taycan sedan.

Pada event terbatas yang diadakan di Hutan Kota Plataran, Jakarta Pusat, itu, tim Motor1.com Indonesia mendapat kesempatan untuk melihat lebih dekat sang wagon listrik.

Kami diberi tahu bahwa ini adalah mobil yang mengedepankan semangat “adventure” dan memiliki sejumlah fitur yang akan mendukung aktivitas off-road.

Oke, memang bukan off-road yang terlalu ekstrem, tapi setidaknya bisa melahap berbagai medan lain di luar jalan raya yang mulus.

Galeri: Porsche Taycan Cross Turismo

Visi tersebut sudah bisa ditangkap dari penampilan eksteriornya. Taycan Cross Turismo dirancang dengan wajah lebih rugged, dan memiliki kesan bisa diajak ke mana saja.

Dibandingkan dengan sedan listrik Taycan yang terlihat kasual dan stylish, versi high-riding ini tampak kokoh. Desain velg-nya juga lebih sangar.

Jika Anda menambahkan Off-Road Package, kesan petualangnya akan lebih terasa, dengan ground clearance bertambah hingga 30 milimeter, dan off-road flaps di sepanjang bodi bagian bawah.

Dan, sebagai wagon, aspek practical-nya tentu juga sangat menonjol. Itu terlihat dari kabin yang lebih lega, dengan tambahan headroom sekitar 45 mm dari versi sedan.

Tentu saja, yang paling terasa adalah area kargo belakang. Kapasitasnya kini bisa menampung 39 liter lebih banyak dibanding Taycan biasa, bahkan hingga 400 liter jika melipat bangku baris kedua.

Porsche juga menambahkan dua aksesori untuk mengakomodasi kebutuhan adventure Anda.

Pertama ada performance roof box, yang bisa menampung muatan seberat 75 kilogram dan kapasitas 480 liter.

Hal paling menarik dari aksesori itu adalah dia takkan goyah meskipun diajak ngebut hingga 200 km/jam. Jadi, bawaan Anda akan tetap aman di atas.

Kemudian, ada pula bike carrier yang dipasang di bagian belakang. Aksesori ini bisa mengangkut tiga unit sepeda, dan takkan mengganggu ketika buka bagasi.

Kami tak mendapat izin memasuki kabin karena ini adalah customer car yang sudah dipesan. Namun, dari pandangan sekilas, interiornya tak jauh  berbeda dari Taycan sedan, kecuali dimensi.

Soal performa, Taycan Cross Turismo tetap bisa diandalkan, dengan motor listrik ganda depan-belakang, sistem all-wheel-drive, dan transmisi dua percepatan.

Output bervariasi tergantung varian, berkisar antara 380 PS sampai 625 PS. Trim tertinggi Turbo S, akselerasi 0-100 km/jam dicapai dalam 2,9 detik saja.

Kami belum mendapat informasi resmi mengenai harga, kemungkinan sekitar Rp3-4 miliar. Satu hal yang pasti, dia akan lebih mahal dari versi sedan.