Anda memiliki mobil lawas yang jarang dipakai karena sudah memiliki mobil baru lagi? Atau karena alasan lainnya?

Apa pun alasannya, Anda harus tetap memperhatikan kondisi mobil yang jarang dipakai tersebut agar kondisinya tetap prima.

Salah satu komponen paling penting yang harus rutin dicek dan dilakukan penggantian adalah oli mesin.

Sebab, walaupun mobil jarang digunakan, oli mesin harus tetap diganti sesuai dengan waktu yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

Seperti dikutip dari laman Honda Indonesia, inilah empat alasan oli mobil Anda harus tetap diganti meskipun jarang dipakai.

1. Untuk Mengurangi Gesekan

Mesin kendaraan pada dasarnya terdiri dari beberapa komponen yang bergerak dan saling bergesekan.

Nah, di sinilah oli memainkan peran untuk mengurangi efek gesekan tersebut agar mesin tidak bekerja terlalu keras.

Jika komponen mesin tidak mendapatkan cukup pelumasan, mesin akan cepat aus sehingga performa mobil akan menurun dan tidak optimal.

Bahkan, mobil bisa mengalami turun mesin atau mogok jika oli tidak diganti secara berkala.

2. Untuk Mendinginkan Mesin

Gesekan antar komponen pada mesin mobil menghasilkan suhu panas yang cukup tinggi. Selain itu, panas juga dihasilkan saat terjadi pembakaran di ruang mesin.

Pada proses tersebut, oli bertugas mendinginkan komponen mesin, terutama piston dan dinding silinder dengan menyerap panas.

Alhasil, suhu pada mesin mobil akan terjaga dan menghindari overheat atau panas yang berlebihan.

3. Untuk Mencegah Karat

Seperti diketahui, komponen-komponen mesin mobil sebagian besar terbuat dari logam. Oleh karena itu, mesin memerlukan oli berkualitas untuk mencegah karat pada permukaan logam.

Nah, di sinilah peran pelumas yang berfungsi melapisi komponen mobil agar tetap terjaga performa dan keawetannya.

4. Untuk Membersihkan Mesin

Selain mengurangi gesekan antar komponen, oli bertugas untuk membersihkan mesin. Saat bersirkulasi, oli akan membawa atau mendorong setiap kotoran.

Seperti sisa karbon pembakaran atau partikel logam akibat gesekan ke bak penampung oli (Oil Pan).

Dari dalam Oil Pan, kotoran-kotoran tersebut akan disaring dan dikumpulkan oleh magnet yang telah terpasang.

Mengingat fungsi oli mesin menjadi salah satu komponen penting bagi kendaraan, maka penggantian oli mesin harus dilakukan secara rutin.

Sesuai jadwal perawatan berkala yang terdapat pada buku petunjuk:

• Kondisi Normal: Ganti setiap 6 bulan atau 10.000 KM

• Kondisi Berat: Ganti setiap 3 bulan atau 5.000 KM

• Untuk mesin turbo: Ganti ketika indicator oil life menyala atau setiap 6 bulan

Selain jadwal penggantian oli, kualitas oli yang digunakan juga sangat penting. Maka untuk memastikan oli terjamin keasliannya dan sesuai spesifikasi kendaraan, lakukanlah penggantian oli di bengkel resmi.

Demikianlah penjelasan dari Honda Indonesia mengenai alasan oli mobil kita tetap harus diganti meskipun mobil jarang dipakai. Semoga bermanfaat!.

Galeri: Honda SUV RS Concept