Mudik tahun ini memang seru. Selain menggunakan transportasi umum, ada juga yang menggunakan kendaraan pribadi mobil dan sepeda motor.

Perjalanan menggunakan sepeda motor untuk mudik tentunya juga sangat menantang dan butuh stamina prima.

Setelah dipakai beraktivitas dan perjalanan jauh, sepeda motor yang digunakan tentunya harus disegarkan kembali agar tetap dalam kondisi baik.

Berikut tips dari Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) agar kondisi motor kesayangan tetap terjaga prima :

Mencuci Motor

Setelah sepeda motor menempuh perjalanan jarak jauh, sudah pasti banyak kotoran akan menempel di bodi, area bawah motor atau area mesin.

Untuk menghindari kerak yang menempel pada sepeda motor, maka harus segera dicuci. Bilas seluruh bagian motor terlebih dahulu untuk merontokan kotoran-kotoran yang menempel.

Setelah itu usap seluruh bagian sepeda motor dengan sabun khusus dan gunakan spon lembut. Untuk bagian yang sulit dijangkau dapat menggunakan sikat.

Setelah itu bilas kembali motor dengan air bersih dan lap hingga mengering. Untuk menambah keren tampilan motor, Anda bisa menggunakan cairan khusus untuk membuat sepeda motor terlihat kinclong.

Ganti Oli

Setelah menempuh perjalanan jauh disarankan untuk melakukan penggantian oli untuk tetap menjaga performa sepeda motor tetap prima.

Untuk oli mesin, direkomendasikan melakukan penggantian setiap 4.000 km atau sesuai dengan jadwal yang ada pada buku service.

Selain oli mesin, oli yang perlu dicek juga adalah oli gear, terutama di kendaraan bertransmisi matic. Sementara untuk oli matic masa pergantiannya setiap 8.000 km per 2 tahun.

Jika perjalanan kurang dari 2.000 km, tidak ada salahnya juga Anda memeriksa kembali oli motor Anda. Jika dirasakan sudah tidak mumpuni lagi, Anda bisa menggantinya.

Perlu diingat perjalanan mudik membuat mesin motor bekerja keras karena dipacu dalam kecepatan cukup tinggi dan dalam durasi yang lama.

Pengecekan Filter Udara

Kondisi saringan udara yang kotor akan membuat motor menjadi tidak bertenaga dan boros bahan bakar.

Lakukan pengecekan filter udara usai perjalanan mudik. Apabila kondisinya sangat kotor segera ganti dengan yang baru.

Pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering jika sepeda motor dikendarai di daerah yang basah atau berdebu. Dalam penggunaan normal penggantian filter udara dilakukan setiap 12.000 km.

Pengecekan Busi

Lakukan pengecekan busi setiap 4.000 km dan ganti setiap 8.000 km. Jika busi masih dalam keadaan bagus, lakukan pembersihan busi.

Namun, bila ada indikasi busi motor mengalami kendala sebaiknya Anda menggantinya dengan busi original yang baru.

Periksa Sistem Rem

Intensitas pengereman yang tinggi pada saat melakukan perjalanan jauh membuat rem cepat aus.

Khususnya bagian kampas rem yang mulai menipis. Bila kampas rem sudah mulai tipis segera ganti dengan yang baru.

Namun, jika kondisi kampas rem masih bagus, tetap perlu dibersihkan agar area pengereman terhindar dari kotoran atau pasir yang dapat mengganggu pengereman.

Cek Kondisi Ban

Pemeriksaan rutin kondisi tekanan angin ban serta kondisi ban menjadi kunci dalam berkendara yang aman dan nyaman. Ban yang sudah tipis dapat membahayakan pengendara.

Secara petunjuk pemakaian, cek kondisi ban setiap 4.000 km, jika kurang bagus dapat segera diganti.

Gear Sprocket dan Rantai

Untuk tipe motor bertransmisi manual, cek kondisi gear dan rantai apakah kendor atau terlalu kencang.

Rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan pengendara.

Untuk tipe matic, dapat cek di bagian CVT dan V-Belt. Lakukan pengecekan setiap 8.000 km dan ganti V-Belt setiap 24.000 km.