Salah satu cara mudah untuk memiliki mobil dalam kondisi dana terbatas adalah dengan membeli mobil second atau bekas.

Untuk Anda yang berencana membeli mobil bekas tersebut, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tips membeli mobil bekas agar tidak tertipu.

Membeli mobil bekas memang dapat memberikan keuntungan. Selain bisa langsung digunakan, harga jual mobil bekas tentunya lebih murah dan tidak perlu khawatir dengan harga pajak yang mahal.

Meski begitu, membeli mobil bekas itu gampang-gampang susah. Kalau salah pilih, Anda bisa mendapat mobil bekas dengan kondisi jelek yang banyak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Dikutip dari Duitpintar.com, broker asuransi yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, inilah 9 tips membeli mobil bekas agar sesuai harapan:

1. Beli mobil sesuai anggaran

Sebelum membeli mobil bekas, langkah paling pertama yang kita lakukan adalah memilihnya sesuai anggaran yang Anda miliki.

Selalu perhatikan kemampuan finansial Anda saat ini. Jangan terlalu memaksakan diri untuk membeli mobil yang di luar kemampuan.

Sebab, meskipun mampu membeli mobil, biaya perawatan juga menjadi hal lain yang perlu disiapkan.

Jangan sampai keliru beli mobil bekas supaya tidak rugi di kemudian hari lantaran dapat mesin yang tidak sehat. Apalagi, biaya turun mesin mobil tidaklah murah.

2. Jangan terjebak harga miring

Jangan terjebak dengan harga miring dari penjual. Harus hati-hati dan melakukan inspeksi secara mendalam bersama dengan montir bengkel atau orang yang ahli dalam menilai kelayakan dan kondisi mobil.

Pasalnya, bila harga mobil yang ditawarkan terlalu murah dari pasaran, bisa jadi mobil tersebut bekas kecelakaan berat atau bahkan bekas kebanjiran.

Bahkan ada juga pemberian harga miring ini sebagai upaya memancing konsumen agar datang ke showroom dan menawarkan mobil yang lainnya.

3. Periksa riwayat servis

Dengan melakukan cek riwayat service mobil, Anda dapat mengetahui secara jelas apakah mobil tersebut dirawat secara berkala atau tidak.

Dalam dunia otomotif, hal ini dinamakan service record. Jika mobil memiliki jadwal rutin untuk servis, dapat dipastikan mobil tersebut memiliki kondisi yang baik dan layak jalan.

Pastikan juga apakah mobil bekas yang diincar melakukan servis rutin di bengkel resmi atau bukan.

Sebaiknya, pilihlah mobil yang memiliki riwayat servis yang menggunakan jasa bengkel resmi.

Sebab selain terjaminnya kondisi mobil yang akan dibeli, dengan melakukan perawatan rutin maka bisa memastikan keaslian odometer mobil.

Dalam artian mengetahui jumlah kilometer yang sudah ditempuh oleh mobil tersebut.

4. Pastikan dokumen lengkap

Hal lain yang tak kalah penting dalam membeli mobil bekas adalah, memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan.

Pastikan mobil incaran memiliki kelengkapan surat-surat yang baik dan benar, cek nomor rangka motor, nomor mesin, cocokkan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

Pastikan pula nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera dalam STNK dan BPKB.

Ilustrasi Membeli Mobil Bekas - Dokumentasi Duitpintar 2

5. Miliki asuransi

Kalau mobil bekas yang Anda beli sudah memiliki asuransi, Anda tetap perlu melakukan balik nama agar lebih mudah ketika mengajukan klaim di kemudian hari.

Anda bisa memilih asuransi mobil bekas dengan pertanggungan Total Loss Only (TLO) karena premi yang terjangkau dan manfaatnya yang mencakup banyak pertanggungan.

6. Cek bodi kendaraan

Hal terpenting lainnya dalam membeli mobil bekas adalah memeriksa keutuhan bodi mobil. Pemeriksaan ini meliputi beberapa bagian utama mobil seperti panel pintu, kap mesin, kaca mobil, dan cat mobil.

Jika mobil memiliki bodi asli, struktur rangka utama dan cat mobil tidak ada perubahan yang berarti.

Sedangkan jika pernah mengalami perombakan maka akan ada perubahan warna cat dan beberapa bagian yang tidak sama.

Pastikan juga sasis mobil bekas tersebut dalam keadaan yang baik, dan tidak berkarat.

7. Cek kondisi mesin

Setelah melakukan pemeriksaan pada bodi dan interior, hal yang jangan terlewat adalah melakukan inspeksi pada kondisi mesin mobil bekas.

Buka kap mesin mobil dan menyalakan mobil yang akan dibeli, perhatikan semua komponen mobil dan suara mesin,

jika ada komponen yang bergetar tidak semestinya, akan menimbulkan suara lain saat mobil dinyalakan.

Periksa secara menyeluruh, apakah ada kebocoran oli pada blok mesin atau komponen lainnya.

Setelah itu lakukanlah test drive jika showroom atau penjual meminta calon pembeli untuk mencoba mobil tersebut.

Saat test drive ini perhatikan dengan baik dari laju kendaraan, tarikan gas, kondisi rem, transmisi, hingga kaki atau per mobil, dengan begitu bisa menilai mobil bekas tersebut masih nyaman atau tidak.

8. Minta mekanik menemani saat melihat kondisi mobil bekas

Tips membeli mobil bekas mungkin akan susah bagi Anda yang belum mengerti banyak tentang mesin mobil.

Karena itu, penting untuk mengajak teman atau kenalan montir yang memang mengerti tentang seluk beluk kendaraan roda empat.

Hal ini tentu akan memberikan keyakinan yang lebih besar jika diri sendiri ragu melakukannya.

Sebab dengan membawa mekanik ahli, maka bisa memastikan berbagai kelebihan dan kekurangan dari mobil bekas yang akan dibeli.

9. Cek interior dan aksesori mobil

Melakukan inspeksi atau pemeriksaan kepada mobil bekas yang akan dibeli adalah hal yang wajib dilakukan.

Cara mengecek mobil bekas paling mudah adalah dengan memeriksa interior mobil mulai dari dashboard, kulit jok, karpet alas kaki, audio, hingga lampu kabin.

Pastikan semua hal tersebut berfungsi dengan baik termasuk AC yang memiliki udara dingin, serta fitur keselamatan seperti sabuk pengaman, rem tangan, hingga lampu hazard.

Dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada segmen interior dan aksesoris, maka bisa mengetahui apakah mobil tersebut bekas banjir atau tidak.

Sebab biasanya mobil yang bekas banjir memiliki bekas kotoran-kotoran yang mengendap dan berkerak pada bagian yang sulit dibersihkan.

Galeri: 10 Mobil Bekas Paling Populer Saat Covid