Fitur Electric Power Steering (EPS) kini makin jamak digunakan pada mobil Toyota, mulai dari kelas entry level hinggal model flagship.

Teknologi EPS tidak lagi menggunakan fluida sehingga hampir bebas perawatan dan ringkas secara mekanis.

Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, dalam keterangan resminya Senin (27/6/2022), menjelaskan peranan penting teknologi EPS ini.

“Keberadaan fitur Electric Power Steering (EPS) membuat pengemudi dapat mengendalikan mobil dengan mudah dan nyaman,” ujar Imansyah.

“Namun tetap harus waspada pada hal yang bisa membuatnya mengalami gangguan,” ia menambahkan.

Benar, meski sudah canggih dan minim perawatan, pemilik mobil tetap harus waspada terkait hal-hal yang bisa mengganggu performa EPS ini.

Lantas, seperti apa kerusakan yang dapat terjadi pada EPS? Dikutip dari Auto2000, inilah enam pemicu kerusakan EPS:

1. Aki dan Alternator Kurang Daya Listrik

Tenaga EPS bersumber dari daya listrik yang diproduksi oleh aki dan alternator mobil.

Ketika aki mobil bermasalah, bahkan sampai tekor atau soak, tenaga listrik yang dialirkan akan menjadi lemah dan bisa mengganggu motor EPS bila dibiarkan.

Termasuk distribusi daya listrik dari alternator yang mengambil alih tugas aki ketika mobil berjalan.

Pastikan aki, alternator, dan sistem kelistrikan lain yang terkait dengan EPS selalu dalam kondisi prima lewat servis berkala.

2. Gangguan pada Motor EPS

Motor EPS merupakan pengolah tenaga gerak yang berasal dari listrik untuk memutarkan steering shaft, sesuai pembacaan sensor sudut putar kemudi.

Komponen utama ini terletak pada bagian bawah mobil, maka pastikan pelindung air dan kotoran motor EPS dalam keadaan baik.

Begitu air masuk ke dalam motor, setir akan terasa berat ketika diputar ke salah satu sisi. Termasuk risiko hubungan singkat arus listrik dan memicu karat di dalam motor EPS.

3. Gangguan pada Steering Rack

Steering rack merupakan komponen yang menyalurkan pergerakan dari motor EPS ke roda mobil.

Pastikan kondisi karet penutup di ujung kiri dan kanan steering rack tidak robek, supaya tidak terkontaminasi oleh kotoran yang dapat membuat pergerakan roda tidak sempurna.

Ilustrasi mekanik Auto2000 memperbaiki electric power steering pada mobil Toyota.
Ilustrasi mekanik Auto2000 memperbaiki electric power steering pada mobil Toyota.

4. Cross Joint Steering Shaft alami gangguan

Kerusakan pada komponen yang berfungsi untuk meneruskan putaran dari motor EPS ke steering rack ini biasanya karena sambungan pada cross joint longgar, sehingga shaft oblak dan pergerakannnya tidak beraturan.

Cara mendeteksi kerusakan komponen ini, dengarkan jika ada suara aneh dari belakang kemudi ketika setir dibelokkan.

5. Sensor EPS Tidak Bekerja

EPS umumnya bekerja sesuai dengan kondisi kendaraan yang dipantau oleh beberapa sensor.

Biasanya electric power steering menggunakan dua sensor utama, yaitu torque sensor untuk membaca besar putaran mesin ke roda dan speed sensor untuk mengetahui kecepatan aktual mobil dan menyesuaikan bobot EPS.

Jika kedua sensor ini malfungsi, EPS tidak akan akurat dalam beroperasi.

6. Gangguan pada Modul EPS

Modul EPS merupakan pengolah data dari sensor sudut putaran setir untuk memerintahkan proses kerja pada sistem EPS.

Selama dasbor tidak terendam air dan tidak terjadi korsleting, komponen ini kemungkinan kecil bermasalah karena posisi modul umumnya berada di dalam dasbor.

Tapi jika rusak, setir mobil tidak akan berfungsi sama sekali. Jangan paksakan menjalankan mobil dan segera hubungi Emergency Roadside Assistance (ERA) di nomor 1500898 agar segera dapat diperbaiki di bengkel Auto2000 terdekat.

Bagi pemilik Toyota, untuk mencegah power steering elektrik bermasalah, selalu lakukan servis berkala di bengkel Auto2000.

Segera bawa ke bengkel Auto2000 jika merasakan ada masalah seperti setir bunyi atau berat.

Auto2000 menyediakan promo spesial seperti Promo Auto Sehat Serba Hemat dengan opsi diskon jasa dan spare part untuk penggantian kopling, shock absorber, ban, aki, dan oli.

Paket SPONTAN (Siaga Kupon Perawatan) khusus Anda yang memiliki mobil Toyota dengan jarak tempuh lebih dari 50.000 km atau sudah tidak memiliki kuota free servis berkala.

“Lakukan servis berkala secara rutin di bengkel Auto2000 atau order layanan THS–Auto2000 Home Service untuk memastikan EPS selalu dirawat guna menjaga kinerjanya,” kata Imansyah.

Galeri: Toyota Fortuner 2022