Ada berbagai macam logo mobil. Mulai dari yang biasa seperti Ford, hingga yang menarik seperti BMW. Satu yang pasti, masing-masing logo memiliki cerita bagaimana mewakili merek otomotif di seluruh dunia.

Beberapa hanyalah tulisan nama perusahaan sementara yang lain adalah gambar kepala iblis dari kartun iblis seperti Dodge Challenger SRT Demon.

McLaren, pembuat mobil Inggris yang terkenal dengan sejarah balapnya yang legendaris dan baru-baru ini terjun ke mobil jalanan, memiliki desain logo yang bersih dan sederhana, yakni ejaan mereknya dengan sedikit contreng menggantung di akhir "n".

Lantas, bagaimana kisah di balik adanya contreng di logo McLaren? Motor1 menemukan setidaknya ada dua versi, yakni cerita resmi dan cerita konspirasi.

Contreng kecil tersebut mulai dipakai kembali ketika perusahaan bermitra dengan Marlboro. Chevron merah hadir di logo perusahaan rokok, dan McLaren hanya mengadopsinya.

Seiring waktu, logo berkembang menjadi makin minimalis dengan tanda merah tunggal di sudut nama McLaren.

Kemudian, ketika McLaren mulai memproduksi mobil jalanan, chevron kecil berubah menjadi contreng kecil yang kita kenal sekarang.

Jika Anda mendengarkan McLaren, menurut video Carfection, contreng seharusnya mewakili pusaran berputar yang keluar dari ekor mobil saat berada di terowongan angin yang dapat Anda lihat saat asap membumbung di atas mobil.

Kedengarannya teknis dan sangat mirip dengan McLaren, tetapi Carfection berpikir ada cerita berbeda dengan makna swoosh yang kembali ke pendiri perusahaan Bruce McLaren.

Bruce diketahui berasal dari Selandia Baru, dan dia menggunakan burung kiwi sebagai logo di semua mobilnya, termasuk mobil balap F1.

Akhirnya, siluet kiwi hitam polos itu berubah menjadi apa yang disebut Carfection sebagai kiwi yang bergerak lincah, yang tampak seperi contreng.

Video menunjukkan beberapa kiwi yang terjalin dengan gambar logo saat ini, dan Anda dapat melihat bagaimana Carfection membuat koneksi bahwa logo saat ini hanyalah evolusi dari desain kiwi klasik Bruce.

Sampai akhir hayatnya, McLaren belum memverifikasi cerita itu. Perusahaan McLaren sendiri kini dikenal berkat kegesitan mobil mereka, seperti Si Kiwi Lincah.

Tetapi logo kiwi, dan evolusinya menjadi kiwi nan lincah menunjukkan sejarah yang kaya yang bahkan belum dimanfaatkan McLaren untuk mobil jalanannya.

Mungkin kita akan melihat burung kiwi lincah lagi suatu hari nanti. Atau McLaren hanya akan menyebutnya pusaran ngebut.

Source: Carfection