Touring atau melakukan perjalanan jauh lintas daerah secara berkelompok merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi pengendara roda empat.

Namun, selama touring, dalam perjalana, tidak jarang pengendara melewati jalan rusak dan kemacetan lalu lintas.

Oleh sebab itu, kondisi kendaraan yang prima sangat dibutuhkan agar perjalanan menjadi menyenangkan dan menghindari masalah di jalan.

Adapun beberapa permasalahan kendaraan yang kerap terjadi saat touring misalnya turun mesin akibat busi tidak berfungsi.

Juga, overheat karena gangguan radiator atau kipas, dan permasalahan rem akibat kondisi jalanan yang naik turun. Jika kendala tersebut tidak diantisipasi, akan berakibat fatal.

National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, memberikan tipsnya dalam rilis resminya, Selasa (18/10/2022).

Ia mengimbau para pengendara untuk merawat mobil secara rutin demi menunjang performa dan keselamatan berkendara saat touring.

Selain itu, perawatan berkala dapat memperpanjang usia pakai kendaraan.

“Perawatan mobil tidak cukup hanya mengandalkan waktu service ke bengkel, pemilik mobil juga harus paham cara memelihara kendaraannya secara mandiri,” ujar Apriyanto.

Dikutip dari Hankook, inilah rangkuman tips perawatan mobil agar tetap lincah saat touring.

Pertama, periksa oli mobil secara rutin. Oli merupakan pelumas mobil yang harus diperhatikan dan diganti secara rutin.

Bagi kendaraan berusia lebih dari 10 tahun, sebaiknya mengganti oli tiap 3 bulan sekali atau setelah menempuh jarak 10.000 kilometer. Bagi mobil baru, ganti oli 6 bulan sekali.

Kedua, pengendara wajib mengecek kampas rem. Rata-rata kampas rem hanya bisa menempuh jarak hingga 35.000 sampai 40.000 kilometer.

Untuk kendaraan manual, usia pemakaiannya lebih lama sampai 70.000 kilometer. Setelah melewati batas tempuh tersebut, biasanya kampas rem sudah mulai aus.

Ketiga, penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan untuk memperpanjang usia pemakaian dan meningkatkan performa kendaraan. 

Anjuran tersebut biasanya berupa Research Octane Number (RON) suatu bahan bakar.

Keempat, servis mobil secara rutin di bengkel terpercaya untuk mengecek seluruh komponen mobil, salah satunya ban mobil.

Ban merupakan komponen terpenting karena berfungsi menyangga beban kendaraan, memberi dorongan, meredam getaran dari permukaan jalan, hingga optimalisasi pengereman.

Pemilihan ban harus sesuai dengan kebutuhan agar menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara saat touring.

Hankook Tire memiliki beberapa lini ban unggulan dengan performa terbaik.

Ban ini cocok digunakan saat touring ke berbagai destinasi dengan medan yang menantang sekalipun. Yaitu, Dynapro AT2 Xtreme dan Ventus Prime3 (K125).

Dynapro AT2 Xtreme

Dynapro AT2 Xtreme

Hankook Dynapro AT2 Xtreme merupakan pengembangan lebih lanjut dari produk Dynapro AT2 yang sudah ada di pasar otomotif Indonesia.

Ban untuk mobil Sport Utility Vehicle (SUV) ini dirancang dengan kemampuan lebih baik sehingga bisa digunakan untuk segala medan (all terrain).

Desain alur dan sipes multi arah pada Dynapro AT2 Xtreme memberikan kemampuan traksi yang lebih baik dan kesan gagah.

Bagian dinding sampingnya juga memiliki desain yang agresif sehingga memberikan kesan lebih tangguh dari para pendahulunya.

Inovasi formulasi senyawa ban seperti gabungan silika dengan dispersi tinggi dan karbon hitam berhisteresis rendah, terbukti dapat memperpanjang usia pakai ban saat menjelajah.

Selain itu, Dynapro AT2 Xtreme dilengkapi tie bar dan staged block edges yang bisa mengurangi kebisingan, sehingga memberikan kenyamanan berkendara.

Ventus Prime 3 (K125)

Ventus Prime 3 (K125)

Ventus Prime3 (K125) mengusung keseimbangan yang sempurna antara performa dan keselamatan.

Ban ini tersedia dalam ukuran 16 inci hingga 19 inci, serta memberikan kenyamanan maksimal dengan tingkat kebisingan rendah.

Hal itu bisa terjadi berkat desain pitch yang cocok untuk sedan dan SUV.

Struktur 3 rib tapak yang lebar dan kuat mampu meningkatkan kecepatan dan jarak tempuh yang lebih jauh.

Menariknya, dalam kondisi aus, pola garis Ventus Prime3 (K125) tidak mudah rusak sehingga kendaraan tetap dalam keseimbangan saat touring.

Ventus Prime 3 (K125) dengan Keseimbangan Performa dan Keselamatan Sempurna

Ventus Prime 3 (K125) dengan Keseimbangan Performa dan Keselamatan.

Galeri: Ford Bronco Sport 2021 dengan Ban Kustom