Bakal meningkatkan sistem otonomus secara signifikan.

Pada Guangzhou Motor Show 2020, Xpeng Motors mengumumkan teknologi penggerak otonom generasi berikutnya yang akan menyertakan teknologi Lidar.

Lidar singkatan dari Light Distance And Ranging. Suatu metode pendeteksian objek yang memakai prinsip pantulan sinar laser untuk mengukur jarak objek.

Perusahaan juga memperkenalkan versi edisi terbatas dari sedan sport listrik P7 dengan pintu kupu-kupu yang mirip dengan hibrida plug-in BMW i8.

Xpeng P7

Edisi terbatas ini hanya tersedia untuk pasar Cina. Xpeng mengumumkan telah meningkatkan perangkat lunak dan perangkat keras otonomnya untuk produksi 2021.

Menjadikan Xpeng produsen mobil pertama di dunia yang memakai teknologi Lidar ke dalam kendaraan listrik produksinya.

Xpeng menyampaikan sistem Lidar akan meningkatkan teknologi otonomus ke generasi berikunya. Khususnya dengan meningkatkan kinerja pengenalan objek di depan mobil.

Galeri: Xpeng P7

“Memperkenalkan teknologi Lidar ke dalam kendaraan produksi adalah terobosan dalam mempopulerkan teknologi otonomus,” kata He Xiaopeng, CEO Xpeng.

“Pelanggan kami akan mendapatkan keuntungan dari teknologi canggih premium ini, yang membuat mengemudi otonom lebih ramah pengemudi, aman dan efektif.”

Sejatinya, Lidar tak berdiri sendiri. Dikombinasikan dengan kamera definisi tinggi (HD), radar gelombang milimeter, sensor ultrasonik, sistem posisi, dan pemetaan presisi tinggi.

Semua didukung oleh platform komputasi canggih. Sistem ADAS baru Xpeng akan dilengkapi dengan total 32 sensor.

Xpeng mengklaim bahwa sistem tersebut menyediakan redundansi perangkat keras terkuat yang tersedia saat ini.

Sehingga, secara efektif menghindari kegagalan sistem dan memberikan perlindungan keselamatan yang ditingkatkan.

Redudansi data adalah duplikasi atau penyimpanan data yang sama secara berulang dalam beberapa file, sehingga data yang sama disimpan di dalam lebih dari satu lokasi.

Mencakup lebih banyak skenario penggunaan. Secara efektif memungkinkan mobil Xpeng melakukan fungsi Navigasi Dipandu Pilot (NGP).

Masih terbatas untuk kecepatan rendah dan bisa dioperasikan saat mengemudi di dalam  kota.

Dengan kata lain, dengan penambahan teknologi Lidar membuat mobil yang memakainya bakal meningkatkan sistem otonomus secara signifikan.

Pengemudi pun benar-benar bisa tak pegang setir saat berkendara meski masih terbatas di kecepatan tertentu.