Tiga bulan Sean Gelael beristirahat untuk pemulihan cedera. Kini, dia telah dinyatakan sembuh dan siap kembali ke lintasan lagi.

Pembalap Team Jagonya Ayam itu bakal ambil bagian pada dua seri terakhir F2, GP Bahrain GP akhir pekan ini dan GP Sakhir di awal Desember.

Sean Gelael mengalami cedera tulang belakang saat mengikuti lomba di Katalunya, Spanyol, Agustus lalu.

Beruntung, cedera itu tak membuatnya harus naik meja operasi, namun dokter resmi FIA menyarankan Sean Gelael harus istirahat total.

Sean Gelael memilih menjalani program pemulihannya di Jakarta. Selain dekat dengan keluarga, juga karena di Eropa masih dalam status waspada pandemi Covid 19.

Selama Sean Gelael absen membela tim DAMS, pembalap Estonia Juri Vips yang menggantikannya Kejuaraan FIA Formula 2 di Belgia, Italia, Tuscany, dan Rusia.

Sean Gelael, Pembalap F2 di Tim DAMS

"Saya senang karena sudah pulih 100 persen dan saya ingin kembali untuk sebuah trofi. Saya tak mau mengakhiri musim dengan tanpa satu trofi pun di tangan," ujarnya.

Terkait persiapan Lomba di Bahrain, Sean Gelael merasa punya cukup waktu.  "Alhamdulillah pemulihan berjalan baik,” katanya.

“Aktivitas fisik saya lakukan dengan berlatih renang, sepeda, dan terakhir mengasah insting balap dengan gokart."

Seputar lomba, kendati dua putaran terakhir digelar di sirkuit yang sama namun keduanya memakai layout berbeda.

Pada GP Bahrain menggunakan layout standar yang biasa digunakan untuk F1 dan F2 yaitu sepanjang 5,412 kilometer (km).

Sementara, untuk seri kedua memakai layout bagian luar yang lebih pendek yaitu 3,543km namun masuk kategori lebih cepat.

Seluruh sesi F2 Seri Bahrain bisa disaksikan langsung via livestreaming di www.sean-gelael.com.