Anda sudah mendengar tentang Volkswagen ID.1 beberapa kali. Dalam laman InsideEVs, terdapat empat artikel tentang mobil ini.

Terhitung sejak Maret, saat rumor kemunculannya hingga September, ketika produsen asal Jerman ini mengonfirmasi sedang memproduksi ID.1.

Seorang jurnalis, Greg Kable mengisi beberapa kekosongan dengan mengungkapkan mobil tersebut akan menggunakan platform baru yang disebut MEB Lite.

Reuters mengonfirmasi harga ID.1 dipatok antara 20.000 euro hingga 25.000 euro (sekitar Rp336 juta hingga 420 juta).

Tapi masih ada lagi. Kable juga mengatakan Volkswagen menginginkan arsitektur baru, tentunya lebih murah dan mungkin lebih pendek dari MEB, untuk mengemas hingga 45 kWh.

Jika Anda mengingat e-CMP yang digunakan Peugeot e-208, e-2008, Opel Corsa-e, dan Citroën e-C4, itu menawarkan 50 kWh, lebih besar 10 persen dari MEB.

Kesepakatan dalam hal ini adalah efisiensi energi. Jika Volkswagen mampu membuat mobilnya berjalan lebih lama dari PSA, itu tidak akan menjadi masalah.

Namun, perlu diingat bahwa Volkswagen mengadopsi strategi buffering untuk tidak terlalu membebani baterai, yang membuat kami berharap baterai lebih besar dan 45 kWh yang dirujuk oleh Kable adalah yang dapat digunakan.

Ada banyak waktu bagi kami untuk mengonfirmasi karena unit pertama ID.1 akan mencapai pasar pada tahun 2023 atau nanti.

EV perkotaan ini akan menggantikan Volkswagen e-up! dan itu tidak akan menjadi satu-satunya untuk MEB Lite.

Agar masuk akal, arsitektur baru harus memungkinkan volume yang besar.

Inilah sebabnya mengapa Volkswagen juga akan melakukan pada ID.2 - EV untuk segmen B, sebesar Polo - dan akan membuat Skoda dan Seat memproduksi versi mereka dari mobil listrik kompak ini.

Kami tidak akan ragu untuk melihat versi Skoda dan Seat muncul bahkan sebelum versi berlambang VW.

Cina akan menjadi bagian penting dari strategi untuk mencapai volume penjualan yang tinggi dengan MEB Lite.