Mobil yang dibuat dari desain Ferrari 550 Maranello ini hanya akan diproduksi 30 unit.

Hampir dua tahun lalu ketika rendering Ferrari 550 Maranello yang aneh muncul di radar kami. Kami katakan aneh karena foto itu menggambarkan model shooting brake.

Seakan meniru salah satu mobil balap Ferrari paling terkenal sepanjang masa, 250 GT SWB, yang juga dikenal sebagai Ferrari Breadvan Hommage.  

Mobil tersebut tidak dirancang untuk menjadi mobil balap, meski atap yang melar menawarkan keunggulan aerodinamis.

Hasilnya adalah sebuah Ferrari dengan bentuk kotak pada bagian belakang (kerap disebut model shooting brake), dan dengan demikian lahirlah legenda tersebut.

Memang, kami melihat rendering kendaraan yang fantastis setiap hari sering kali didukung dengan niat baik. Tapi malah janji kosong yang dihadirkan.

Niels van Roij Design adalah perusahaan di balik ide untuk membuat model terbaru Ferrari Breadvan Hommage dari Ferrari 550 Maranello.

Dan, kami senang untuk mengatakan bahwa janji mereka tidak kosong sama sekali. Proyek ini juga telah dicatat dalam kanal media sosial resmi perusahaan.

Foto-foto terbaru menunjukkan Ferrari Breadvan Hommage berada di bilik cat dengan bagian belakangnya yang tebal serta mengilap dalam balutan warna merah.

 

Perusahaan ini cukup sibuk dalam dua tahun terakhir. Tidak hanya Ferrari Breadvan Hommage yang digarapnya.

Sebelumnya Niels van Roij menyelesaikan pekerjaannya membuat Rolls-Royce Silver Spectre Shooting Brake yang menakjubkan, berdasarkan Rolls-Royce Wraith.

Kabar itu secara resmi terungkap pada Agustus 2020, dengan karoseri yang diselesaikan oleh Carat Duchatelet dan dijanjikan akan mendatangkan tujuh mobil produksi.

Sayangnya, tidak akan ada tujuh Ferrari Breadvan Hommage baru kali ini, karena ini adalah kreasi yang dipesan lebih dahulu.

Karoseri asal Belanda, Bas Van Roomen, sedang menangani pembangunannya, seperti yang diilustrasikan dalam foto milik Niels van Roij Design di bawah ini.

Terlihat dalam foto, mobil ini lebih dari sekadar Ferrari 550 Maranello dengan atap yang lebih panjang.

Galeri: Ferrari 550 Breadvan Hommage oleh Niels van Roij Design

Photos courtesy of Niels Van Roij Design

Perhatikan baik-baik ke samping, dan Anda akan melihat pahatan segar pada ventilasi fender dan pintunya.

Kapnya juga dipesan lebih dahulu, menukar center scoop besar Ferrari 550 Maranello dengan bentuk lubang hidung miring di dalam lampu depan.

Interiornya mendapat perubahan warna biru, dan kita bisa melihat permukaan indikator gauge khusus yang juga mengambil inspirasi dari mobil balap tahun 1960-an.

Seperti yang disebutkan dalam akun Instagram si perancang, semuanya datang bersama dan debut resmi akan digelar hanya beberapa minggu lagi.

Ferrari 550 Maranello dipilih sebagai dasar proyek ini karena ikatan spiritualnya dengan Ferrari 250 GT SWB yang asli.

Yaitu, menjadi mobil GT dua tempat duduk bermesin depan dengan tenaga V12 dan transmisi manual.

Bodi Ferrari 550 atau 575 tampaknya cocok secara alami untuk konversi semacam itu, sementara Ferrari 599 secara teknis adalah Ferrari dua tempat duduk bermesin depan terakhir.

Mobil ini menawarkan transmisi manual, hanya 30 unit yang dibuat dan menemukan satu ini saja adalah hal yang sangat langka.

Setelah Ferrari 550 khusus ini selesai, mobil itu akan menjadi semakin langka, dan kami tidak sabar untuk melihatnya di jalanan.