Harley-Davidson baru-baru ini membuat geger ketika mengumumkan akan menarik diri dari pasar India untuk memfokuskan kembali aktivitasnya di pasar yang lebih besar.

Kabar itu langsung tidak bisa diterima dengan baik oleh 33 dealer Harley-Davidson di India yang terkena dampak pemindahan tersebut.

Tak lama, kemudian desas-desus tentang tuntutan hukum pun muncul. Soalnya, ada kabar lain yang bikin ke-33 dealer itu jengkel.

Pada saat yang bersamaan, Harley-Davidson rupanya telah menjalin kemitraan dengan industri sepeda motor raksasa di India, yaitu Hero.

Pada awalnya memang ada pembicaraan tentang distribusi Harley-Davidson melalui jaringan korporasi Hero ini. Ternyata tidak sesederhana itu.

Ada informasi yang didapat oleh media India dari hasil wawancara dengan CFO Hero Motorcorp Niranjan Gupta.

Ada indikasi kuat motor Harley-Davidson yang akan dijual di India akan benar-benar dikembangkan oleh Hero.

"Sebagai bagian dari kesepakatan, Hero MotoCorp akan mengembangkan dan menjual berbagai motor premium bermerek Harley-Davidson di India," kata Gupta.

"Selain itu, kami akan mengurus persyaratan servis dan suku cadang untuk motor-motor Harley-Davidson itu."

Dengan kata lain, Harley-Davidson sejatinya akan tetap berada di India tapi manufakturnya dipegang oleh Hero Motorcorp.

Ini sama saja dengan penguasaan lisensi penuh Harley-Davidson di India yang dipegang oleh Hero Motorcorp.

Artinya, Harley tidak akan memproduksi motor yang dijual di India tapi Hero Motorcorp yang akan melakukannya.

Hero Motorcorp akan mengambil alih cukup banyak Harley-Davidson di pasar lokal, termasuk produksi, pemasaran, dan layanan servis.

Pada fase ini, belum diketahui, model mana saja yang akan diproduksi oleh Hero Motorcorp.

Pabrikan India kemungkinan juga akan mendapatkan keuntungan dari desain Harley-Davidson untuk memberikan model premium masa depan nuansa Amerika.

Dengan demikian, Hero Motorcorp juga bisa menetapkan kisaran harga yang kompetitif untuk pasar domestik mereka.

Bagi Harley-Davidson, itu berarti ekspansi yang jauh lebih cepat di pasar dengan target utama adalah segmen sepeda motor premium di India.

"Kerja sama ini akan saling menguntungkan bagi kedua perusahaan dan perjalanan bersama di segmen premium ini pasti akan memperkaya kita," kata Gupta.

Sedangkan untuk dealer, informasi terbaru menunjukkan bahwa hanya 10 dari 33 dealer Harley-Davidson yang tidak puas dengan kesepakatan ini.