Jika Anda memiliki ruang di hati dan garasi Anda, layaklah jika motor Honda SL125 keluaran 1972 ini sangat tepat dimiliki.

Warnanya hijau dengan setrip putih di tangkinya dan itu diproduksi untuk pasar Jerman tapi motor ini sedang berada di dealer di Phoenix, Arizona, AS.

Tentu saja, motor ini sedang menantikan pemilik baru. Terkadang, sesuatu yang berasal dari masa lalu begitu menyenangkan dan menenangkan.

1972 Honda SL125 Right Side Angle View
1972 Honda SL125 Exhaust

Tak perlu harus canggih dengan tenaga berlimpah. Karya sederhana macam ini pun tetap seru untuk dinikmati.

Pada akhir era 1960-an, Honda memperkenalkan banyak motor berkapasitas kecil dan  semuanya ditenagai oleh mesin satu silinder empat tak 122cc.

Dengan mesin mungil itu, tenaga yang mampu dihasilkan sekitar 13 tenaga kuda pada 10.500 rpm.

Sama seperti saat ini, Honda menciptakan berbagai varian dengan mesin yang sama untuk menyesuaikan berbagai jenis berkendara. Ini menarik.

Galeri: Honda SL125 1972

Ada Honda SS125A untuk dipacu kencang, SS berarti Super Sport. Lalu, ada Honda CD125 adalah model turing, dan Honda SL125 ini yang berperan sebagai scrambler.

Sekarang, Anda mungkin memikirkan sesuatu yang sama sekali berbeda ketika Anda mendengar kata "scrambler". Untuk itu, kita harus melihat knalpot di motor ini.

Bisa jadi, definis Scrambler di era 1970-an berbeda dengan apa yang dipahami di era modern seperti saat ini.

Apa yang diinginkan Honda di awal tahun 1970-an lebih merupakan apa yang kami anggap sebagai gaya enduro atau dual-sport.

Untuk konfirmasi lebih lanjut, lihat saja spatbor yang ditinggikan, roda depan 21 inci, dan setang penyangga silang.

Sayangnya, tidak ada dokumen terkait tentang sejarah motor ini. Sebuah pihak swasta menjualnya melalui dealer, hanya itu.

Dikatakan bahwa mereka memperolehnya pada 2013 tetapi tidak yakin kapan motor ini datang ke AS.

Satu hal yang pasti, motor ini dijual pada 2020 ini, terdaftar di negara bagian Arizona, dan tak bisa ditawar.

Jarak tempuh di odometer menunjukkan hanya 30 ribu kilometer. Masalahnya, apakah itu sungguhan? Jelas sangat meragukan.

Itulah pentingnya dokumen sebuah kendaraan bermotor agar bisa terlacak seberat apa benda cantik ini menjalani hidupnya di masa lalu.

Penjual mencatat bahwa kondisi ban Metzeler sudah tua tapi tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Setidaknya, foto-foto ini menggambarkan sebuah motor yang dirawat dengan baik. Joknya juga tampak dalam kondisi yang bagus.

Honda SL125 ini pun dibanderol 1.500 dolar AS (sekitar Rp21,2 juta). Jika melihatnya lagi, ini mirip motornya Ali Topan Anak Jalanan. Tapi bukan, Ali Topan memakai Yamaha DT125.