Tahun 2020 adalah tahun yang tidak biasa bagi para pembuat mobil. Pandemi virus corona membatalkan pameran mobil, menghentikan produksi kendaraan, dan menutup dealer.

Namun, tidak satu pun dari semua efek negatif itu yang terlalu banyak mengurangi permintaan kendaraan model truk pikap.

Permintaan tetap begitu tinggi sehingga memaksa General Motors (GM) berinvestasi di dua pabrik yang berbasis di Amerika Serikat hingga 76 juta dolar AS (Rp 1 triliun).

Semua itu demi memuaskan pelanggan dan dealer. GM memasukkan 70 juta dolar AS dari uang itu ke pabrik mesinnya di Tonawanda, New York.

Pabrik ini membangun empat mesin untuk truk pikap Chevrolet Silverado dan GMC Sierra dengan mesin V6 4,3 liter, V8 5,3 liter, dan keluarga EcoTech V8 6,2 liter.

GM memasukkannya ke model lain, seperti Cadillac Escalade dan GMC Yukon, dan juga rekan Chevy (sebutan singkat untuk Chevrolet) mereka.

Pabrik ini juga memproduksi mesin V8 blok kecil 6,6 liter untuk persembahan Chevrolet Silverado dan GMC Sierra HD.

Dengan “infus” investasi sebesar itu, diharapkan akan turut meningkatkan jajaran permesinan GM.

Galeri: GMC Sierra 1500 AT4 Diesel 2020

Sedangkan sisa uang 6 juta dolar AS akan digunakan untuk pabrik stamping Parma, Ohio, yang mempekerjakan 1.000 karyawan dan memproses lebih dari 800 ton baja setiap hari.

Investasi di Ohio juga melihat faktor kemungkinan memperoleh empat sel perakitan logam baru yang dirancang untuk meningkatkan produksi truk.

Wakil Presiden GM dari North American Manufacturing and Labor Relations mengatakan, pabrikan melakukan investasi tersebut bukan tanpa alasan tertentu.

Yakni, untuk menanggapi permintaan pelanggan yang meningkat untuk truk-truk pikap produksi mereka.

Pada kuartal ketiga 2020, penjualan Chevrolet Silverado masih lebih baik daripada GMC Sierra.

Hingga September, pihak Chevy telah menjual 409.967 Chevrolet Silverado dan 213.319 GMC Sierra.

Penjualan kedua merek tersebut memang turun dibandingkan tahun 2019 meskipun hanya sedikit, yaitu 9,6 dan 0,7 persen.

Namun, angka tersebut masih mengesankan mengingat tahun ini adalah tahun yang penuh gejolak yang harus dihadapi para pembuat mobil di seluruh dunia.

Hal yang dapat membantu penjualan untuk tahun baru mendatang adalah potongan harga 1.500 dolar AS yang diberikan GM untuk kedua pikap bertenaga diesel itu.

Potongan harga tersebut berlaku untuk model 2020 dan 2021 yang tersisa.