Hanya tersedia 999 paket kaca film.

Kehadiran kaca film asal Amerika di pasar Indonesia, V-Kool, ternyata sudah memasuki tahun ke-25. V-Kool memulai bisnisnya di Tanah Air pada tahun 1995.

V-Kool menawarkan jenis kaca film bening yang pada masa itu terlihat aneh karena lazimnya kaca film yang beredar rata-rata gelap.

Namun, yang ditawarkan V-Kool kemudian mendapat respon positif dari masyarakat otomotif, meski dibarengi dengan sebutan "kaca film ajaib" lantaran harganya yang cukup mahal dibanding kaca film lainnya.

Meski bening, teknologi kaca film V-Kool sanggup menolak panas secara maksimal. Perlahan, V-Kool terus mendapatkan tempat di Indonesia.

Memasuki usia ke-25 dan di tengah tahun yang penuh tantangan bagi industri otomotif, PT V-Kool Indo Lestari meraih beberapa pencapaian sepanjang 2020.

Mulai dari produk baru, inovasi penjualan, hingga raihan penjualan.

Tahun ini, V-Kool melengkapi jajaran kaca filmnya, yakni V-Kool Limited Edition.

V-Kool Limited Edition adalah kaca film termahal dengan performa terbaik yang mempunyai penolakan panas tertinggi serta Total Solar Energy Heat Rejection (TSER) sebesar 74%.

V-Kool Limited Edition ini hanya tersedia sebanyak 999 paket dan dibanderol Rp12 juta/paket.

Khusus untuk V-Kool Limited Edition, konsumen akan mendapatkan kartu garansi spesial limited edition privilege card bernomor seri sesuai dengan produk yang dikeluarkan.

Konsumen juga akan mendapatkan crystal emblem stiker "I'm V-Kool" dalam exclusive box.

Kehadiran V-Kool Limited Edition juga tidak terlepas dari strategi penjualan V-Kool dalam menyiasati iklim usaha yang saat ini sedang lesu.

Sebagai informasi, selama 11 bulan tahun 2020 berjalan, total penjualan mobil di Tanah Air mencapai 474.908 unit atau 50% lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 942.462 unit.

Penurunan penjualan mobil tersebut sebagai dampak pandemi Covid-19. Masyarakat mengurangi bepergian dan mengalihkan dana pembelian mobil untuk mencukupi biaya-biaya tak terduga.

Linda Widjaja, Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari menyampaikan untuk penjualan retail sampai Oktober 2020 V-Kool mengalami penurunan sebesar 12 persen.

"Pandemi Covid-19 kami siasati dengan penjualan online dan layanan home service,” katanya.

Linda menjelaskan, official store V-Kool yang dibangun sejak tiga tahun lalu, mengalami penurunan kunjungan konsumen.

Sehingga, ketika intensitas konsumen berkurang, V-Kool menyiasatinya dengan penjualan online dan layanan home service.

"Terbukti, V-Kool menjadi kaca film terlaris dengan penjualan terbanyak di Tokopedia dan Bukalapak," ujarnya.