Pandemi Covid-19 memang telah membuat sejumlah industri loyo, termasuk dunia otomotif. Sejumlah produsen terkemuka di dunia bahkan ada yang mengurangi jumlah produksi hingga menutup beberapa pabrik mereka.

Namun hal berbeda justru dirasakan bisnis mobil bekas. Pada masa pandemi virus corona ini penjualan kendaraan bekas mengalami peningkatan. Hal ini setidaknya dirasakan PT JBA Indonesia, sebuah platform lelang otomotif.

Dalam keterangan resminya, Senin (28/12/2020), PT JBA Indonesia menorehkan penjualan kendaraan bekas sebanyak 100 ribu unit dalam periode Januari hingga 10 Desember 2020.

Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi penjualan dengan rincian 60 ribu motor. Sementara sisanya untuk penjualan mobil bekas. 

Jika dipersentase, penjualan 100 ribu unit kendaraan bekas sepanjang tahun ini melonjak hingga 75 persen dibandingkan dengan tahun 2019. 

Chief Operating Officer PT JBA Indonesia Deny Gunawan mengatakan peningkatan penjualan mobil bekas pada masa pandemi ini terjadi karena makin banyaknya masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi untuk mobilitas. 

Masyarakat memilih untuk membeli kendaraan pribadi untuk mengurangi risiko saat menggunakan tranportasi umum di tengah pandemi Covid-19. 

Deny Gunawan menyebut pihaknya menyadari kebutuhan akan kendaraan bekas akan menjadi prioritas yang perlu diperjuangkan.

Car sales

"Untuk itu, sebagai marketplace mobil dan motor bekas, JBA telah mengantisipasi dan mempersiapkan rencana strategis sejak awal masa pandemi," ujar Deny Gunawan dalam keterangan resminya.

"Agar kami dapat memahami kebutuhan dari penitip kendaraan maupun pembeli," Deny Gunawan menuturkan.

Untuk diketahui, untuk kategori mobil terdapat lima merek paling laris yakni Toyota Avanza G, Daihatsu Xenia, Daihatsu Gran Max, Toyota Innova G, dan Toyota Calya.

Sementara kategori sepeda motor bekas meliputi Yamaha Mio M3, Honda Vario, Yamaha NMax, Yamaha Mio Fino.

Tahun ini, PT JBA Indonesia memiliki lebih 200 unit kendaraan bekas yang dilelang. Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat hingga penutup tahun. Sebab, JBA Indonesia masih akan mengadakan lelang hingga pekan terakhir bulan Desember 2020. 

Sedangkan untuk tahun depan, JBA Indonesia akan makin gencar mengembangkan bisnis mulai dari relokasi ke tempat yang lebih besar.

Selain itu, PT JBA Indonesia juga akan melakukan penambahan cabang dan pool baru pada tahun depan. Lalu untuk meningkatkan kenyamanan, JBA Indonesia akan memperbaiki layanan teknologi untuk penitip dan pembeli kendaraan.