Harley-Davidson LiveWire belum benar-benar terbang dari lantai ruang pamer. Artinya, Harley-Davidson LiveWire belum laku keras seperti varian lainnya.

Ini motor besar buatan pabrikan legendaris yang bertenaga listrik tapi gagal atau setidaknya belum memenuhi ekspektasi penjualannya.

Kami sangat menikmati motor ini saat mengendarainya, tetapi Harley-Davidson telah berjuang keras untuk menemukan pasarnya.

Tidak diragukan lagi harganya 29.799 dolar AS jadi faktor pemberat jika dibandingkan dengan motor listrik lainnya, yaitu Zero SR/F yang banderolnya  21.495 dolar AS.

Cycletron memiliki ide yang mungkin dapat membantu Harley-Davidson mulai memindahkan sepeda dari ruang pamer dan ke tangan pelanggan, yaitu sewa atau leasing.

Galeri: Harley-Davidson LiveWire

Transaksi macam ini sudah sangat familiar di Indonesia. Motor pasaran yang banyak berkeliaran di jalan raya bisa dengan mudah dimiliki konsumen dengan cara ini.

Uang muka yang sangat ringan lalu cicilan yang tak terlalu besar pula meski tenornya bisa sangat lama.

Namun, cara ini jitu diterapkan di Indonesia dan dianggap sangat menguntungkan bagi dealer atau lembaga keuangan itu sendiri.

Cycletron menawarkan skema yang tampaknya identik dengan leasing di Indonesia tapi ada perbedaan di ujungnya.

Harley-Davidson LiveWire tetap berstatus disewakan tapi penentuan nilainya mirip dengan kredit motor.

Skemanya, harga Harley-Davidson LiverWire ditambah bunga dan biaya lalu dibagi 36 bulan, maka calon konsumen akan melihat angka yang tak terlalu besar baginya.

Dengan nilai yang dianggap tak besar itulah rasanya akan layak dibayar dengan mengendarai Harley-Davidson LiveWire tiap hari.

Sebenarnya, banyak orang yang tertarik dengan Harley-Davidson LiveWire yang tidak mampu membelinya.

Opsi sewa beli atau leasing ini akan memungkinkan beberapa dari mereka untuk mencobanya selama beberapa tahun. Mereka tidak perlu khawatir tentang keandalan jangka panjang yang tidak diketahui atau biaya penggantian baterai suatu hari nanti.

Jika masa sewa sudah habis, mereka bisa membeli sepeda, menukarnya dengan yang baru, atau pergi begitu saja.

Lalu, jika ini ada sambutan dari masyarakat, populasi Harley-Davidson LiveWire di jalanan akan makin banyak. Pembiasaan akan meningkatkan level popularitas.

Dengan begitu, saat ada yang tertarik, mereka tak mau sewa tapi akan langsung membelinya.

Setidaknya, cara sewa ini bisa membuat Harley-Davidson sedikit lebih longgar untuk target penjualan LiveWire ini.