Pandemi Covid-19 telah menyebabkan industri otomotif loyo. Sejumlah produsen mobil di dunia mengalami penurunan dari segi penjualan. Namun kondisi tersebut tampaknya tak berlaku bagi Proton.

Produsen mobil asal Malaysia itu justru mengalami peningkatan penjualan pada tahun 2020.

Berdasarkan laporan Proton melalui situs resminya, sepanjang tahun 2020 Proton sukses menjual 109.716 unit mobil. Jumlah tersebut setelah adanya penambahan penjualan pada Desember 2020 yakni 13.306 unit.

Secara keseluruhan, Proton sukses meningkatkan penjualan pada tahun 2020 hingga  8,8 persen dari tahun 2019 yang terjual sebanyak 100.821 unit.

Dengan begitu, Proton menjadi satu-satunya perusahaan otomotif besar yang mencatat pertumbuhan di Malaysia. Pencapaian ini sekaligus membawa Proton menguasai sekitar 21,1 persen pangsa pasar, naik 4,4 persen.

Peningkatan penjualan tersebut didorong oleh sejumlah model. Seperti Proton Persona, Iriz, Exora dan Saga (PIES). Sedangkan untuk X50 melampaui ekspektasi meskipun kedatangannya lebih lambat dari yang direncanakan.

Keempat model PIES yang diperbarui secara ekstensif pada tahun 2019, nilai investasi telah terbayar karena setiap model membukukan angka penjualan yang lebih tinggi pada tahun 2020, meskipun terjadi pandemi.

Kinerja ini dikombinasikan dengan peningkatan 49,8 persen dalam volume ekspor dengan destinasi baru. Seperti Kenya, Pakistan, Mesir, Bangladesh, dan Brunei. Model X70 dan Saga bahkan disebut akan dirakit di Pakistan pada akhir tahun ini.

Proton Saga tetap sebagai model terlaris untuk tahun 2020. Sementara peluncuran Proton X50 dan penjualan yang kuat untuk Proton X70 digabungkan untuk menjadikan Proton merek SUV nomor satu di Malaysia.

Untuk rincian penjualannya sebagai berikut. Model terlaris Proton sepanjang 2020 adalah Saga dengan penjualan 46.527 unit, diikuti Persona (23.917 unit), X70 (21.944 unit), Iriz (7.636 unit), Exora (5.849), dan X50 (3.787 unit).

Chief Executive Officer Proton Dr Li Chunrong mengatakan bahwa kinerja sepanjang 2020 didukung oleh banyak faktor seperti kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, komitmen dari vendor, ketahanan dealer, dan juga ketekunan staf karyawan.

“Kami bersyukur telah mencapai level kinerja ini dengan latar belakang tahun 2020. Untuk menggambarkannya sebagai tantangan adalah sebuah pernyataan yang meremehkan tetapi kami bertahan," kata Dr. Li Chunrong, Chief Executive Officer Proton.

"Hasil kami didukung oleh banyak faktor, kepercayaan dari pelanggan kami, dukungan dari pemerintah, komitmen dari vendor, ketahanan dealer kami dan juga ketekunan dari staf kami ”, Dr. Li Chunrong menambahkan.