Presenter James May berkesempatan mengintip Lotus Evija ini dan ungkapkan detailnya.

Lelaki dalam video ini adalah James May, mantan co-presenter Top Gear, sebuah program otomotif ternama yang disiarkan televisi Inggris.

James May juga dijuluki sebagai Captain Slow (Kapten Lambat) karena kehati-hatiannya saat mengemudi mobil.

Namun, selain kecintaannya pada Rolls-Royce Corniche dan bermain piano, lelaki 57 tahun ini juga seorang hipster otomotif.

Itu sebabnya dalam video terbaru DriveTribe yang diunggah di kanal Youtube, James May tampak begitu antusias saat melihat secara detail hypercar Lotus Evija yang serbalistrik (EV).

Anda mungkin akan tahu sekarang bahwa mobil itu menghasilkan 2.000 tenaga kuda (1.491,4 kilowatt) berkat motor listrik di setiap sudutnya.

Lotus seperti biasa bungkam tentang angka akselerasinya, tetapi James May yang juga presenter Grand Tour itu mengungkapkannya dalam kunjungan ke sebuah showroom.

Ia mengaku diberitahu Lotus Evija EV ini dapat berlari 0 hingga 60 mil/jam (96,5 km/jam) dalam waktu kurang dari tiga detik.

Sedangkan untuk akselerasi yang lebih jauh yakni 0-180 mil/jam (289,6 km/jam) ditempuh kurang dari sembilan detik.

Galeri: Pabrik Lotus Evija

Selain dari angka kinerja gila tersebut, ada sejumlah rekayasa pintar yang sama yang terjadi pada hypercar ini.

Menariknya, karena setiap roda Lotus Evija memiliki motor listrik sendiri, tempat terbaik untuk paket baterai sebenarnya adalah di belakang pengemudi.

Anda mengharapkannya dalam supercar atau hypercar biasa.

Menempatkan baterai di bawah lantai, seperti yang Anda harapkan pada lebih banyak kendaraan listrik, sebenarnya tidak akan memberikan distribusi bobot yang optimal.

Sayangnya, bahkan dengan segala pengalamannya, James May tidak bisa benar-benar mengendarai Lotus Evija ini.

Terutama, karena ini adalah mobil pertunjukan, tetapi kami juga yakin bahwa produsen hypercar listrik ini juga berhati-hati.

Terlepas dari pendapat Anda tentang kendaraan performa listrik, tidak mungkin untuk berdebat dengan performa yang dimiliki mobil ini.

Seperti yang dikatakan Captain Slow sendiri, Lotus Evija menghasilkan angka-angka gila yang pada dasarnya memiliki jarak sumbu roda yang sama dengan Ferrari 458.

Kami tidak dapat membayangkan jumlah ruang yang Anda perlukan untuk mesin pembakaran internal yang setara.

Hanya 130 unit Lotus Evija yang akan dibuat, dan kemungkinan besar semuanya telah terjualjual di seluruh dunia.

Masing-masing seharga 2,7 juta dolar AS (Rp37 miliar lebih), tetapi itu jelas merupakan harga kecil yang harus dibayar untuk melihat masa depan.