Produksi Troller akan berakhir pada akhir tahun ini.

Menjelang akhir tahun 2020, CEO Ford Jim Farley berbicara kepada investor tentang masa depan keuangan perusahaan.

Salah satu topik yang mengemuka adalah rencana Ford untuk merampingkan operasi mereka dalam skala global.

Proses itu membuat automaker berlogo Blue Oval ini terpaksa meninggalkan manufakturnya untuk kendaraan dan suku cadang di Brasil.

Menurut kabar terbaru dari Automotive News, itu juga berarti mobil Troller T4 4X4 yang begitu menyukai off-road akan mengakhiri proses produksinya.

Sangat mirip Jeep dan sangat keren, Troller T4 diproduksi oleh Troller Veiculos Especiais yang berbasis di Brasil.

Ford membeli perusahaan tersebut pada tahun 2007 dan melanjutkan produksi, hingga akhirnya memperbarui Troller T4 dengan dasar yang dimodifikasi dari pikap Ranger.

Menurut laporan tersebut, produksi Troller T4 akan berlanjut hingga kuartal keempat tahun 2021, jadi tidak akan langsung hilang.

Rekan kami di Motor1.com Brasil langsung mengonfirmasi berita tersebut kepada pihak Ford.

Menurut mereka, produksi Troller masih akan berjalan hampir sepanjang tahun. Beberapa operasi segera ditutup. Dua pabrik segera ditutup.

Sedangkan beberapa produksi suku cadang tambahan akan berlanjut selama beberapa bulan lagi untuk menjaga pasokan.

Ketika itu berakhir, fasilitas Troller akan menjadi satu-satunya operasi Ford yang tersisa di Brasil.

Dan ketika itu ditutup, artinya Ford hanya akan memiliki dua fasilitas manufaktur di seluruh Amerika Selatan.

Produsen mobil tersebut masih akan hadir di area tersebut, tetapi fokusnya akan pada mengimpor platform global daripada manufaktur lokal.

Penutupan tersebut dilaporkan akan menelan biaya Ford 4,1 miliar dolar AS (Rp58 triliun), sebagian besar dicatat untuk tahun 2020.

Bersamaan dengan Troller T4, penjualan Ford EcoSport dan Ford Ka juga akan berhenti di wilayah tersebut.

Ford akan mempertahankan beberapa kantor dan pusat penelitian di Brasil, termasuk kantor pusat perusahaan di Sao Paulo.

Manufaktur di dua fasilitas Amerika Selatan yang tersisa, yakni satu di Argentina dan satu di Uruguay, dikatakan tidak terpengaruh dan masih beroperasi.

Konsep Troller R-X

Troller T4 sendiri dibuat dari konsep Troller R-X. Model produksinya memiliki desain kokoh yang benar-benar modern.

Alhasil, mobil ini telah dilengkapi dengan bumper depan yang gempal, lampu depan yang bundar, dan fender yang kekar.

Ada juga lampu belakang LED, kontras dengan aksen London Grey, dan roda aluminium 17 inci dengan ban untuk segala medan.

Ford mengatakan model tersebut memiliki kabin berkualitas tinggi yang mudah dibersihkan setelah petualangan off-road.

Tenaga disediakan oleh mesin diesel 3,2 liter yang terhubung ke transmisi manual enam percepatan.