Penggemar sejarah otomotif di Eropa bahkan di dumia sedang terguncang setelah Museum Sepeda Motor Top Mountain Crosspoint di Austria terbakar pada 18 Januari 2021.

Terletak di dasar Timmelsjoch Pass sisi Austria. Ini posisi pertemuan Austria dan Italia di kedalaman Pegunungan Alpen.

Museum didirikan pada 2016 oleh saudara kembar Alban dan Attila Scheiber sebagai sarana untuk memamerkan koleksi motor klasik mereka.

Museum ini menampung sekitar 230 motor klasik. Kebanyakan motor buatan Eropa macam Sunbeam, Brough Superior, dan Zundapp.

Ada pula beberapa koleksi mobil vintage yang lebih kecil, termasuk Porsche dan Ferrari. Motor dari pabrikan Amerika Serikat juga ada.

Sebut saja Harley-Davidson, Indian, dan bahkan Flying Merkel juga menjadi bagian dari koleksi mereka.

Keluarga Scheiber telah menyukai sepeda motor sejak mereka masih anak-anak, berlanjut hingga dewasa dan jadi kolektor.

Lalu, koleksi favorit mereka sepanjang hidup itu akhirnya bisa diperlihatkan ke publik lewat museum itu.

Lazimnya saat sebuah kebakaran terjadi, kita pasti bertanya apa yang jadi sebab si jago merah muncul, membesar, dan melahap apa yang ada di situ.

Jawabannya, sederhana saja. Bangunan museum itu terbuat dari kayu yang notabene adalah makanan empuk api. Sedikit saja ada percikan, api bisa terbentuk dan menjalar.

Bangunan berbahan kayu memang sangat cocok di lokasi itu. Lanskap pegunungan dan bangunan kayu memang berjodoh.

Pada museum yang mayoritas berbahan kayu itulah tersimpan ratusan koleksi motor bersejarah dan ikonik. Kini, harta karun itu pun hangus terbakar.

Pembalap legendaris Giacomo Agostini bahkan memiliki andil dalam menghidupkan kembali museum ini saat dimulainya.

Tidak jelas pada saat ini berapa banyak kerusakan yang terjadi. Alarm berbunyi sekitar pukul 04.40 pagi waktu setempat.

Pada saat petugas pemadam kebakaran tiba, bangunan itu sudah dilalap si jago merah, menurut laporan Moto.IT.

Ada 60 petugas pemadam kebakaran dengan cepat mulai bekerja untuk mencegah api menyebar ke restoran dan bangunan lain di dekatnya.

Sejauh ini, media lokal melaporkan bahwa tidak ada orang yang terluka secara fisik akibat kebakaran tersebut.

Belum ada informasi yang tersedia tentang apa yang memicu kebakaran, tapi kami akan terus mengabari Anda saat dan saat kami mengetahui lebih banyak.