Lazimnya sebuah pabrikan yang ingin memproduksi mobil listrik, mereka akan memulainya dengan segmen dengan risiko terendah.

Sekali lagi, BMW tak mau seperti itu dengan langsung merilis BMW iX3 2021 yang murni listrik.

Ini melengkapi varian X3 lainnya yang tersedia dalam bensin, diesel, dan plug-in hybrid. Secara visual, BMW iX3 tidak terlihat jauh berbeda dari saudaranya yang bertenaga bensin.

Pelek aero yang mewah menjadi standar. Ini menghemat 15 persen bobotnya dibandingkan dengan pelek tradisional.

Lebih dari itu, pelek modern itu lima persen lebih aerodinamis sehingga bisa menambah jarak tempuh sejauh delapan kilometer.

Meskipun mungkin tidak baru, BMW iX3 2021 memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki produsen lain.

Kuncinya adalah BMW iX3 meminjam hampir semua kelengkapan BMW X3. Meski demikian, kekurangannya pasti ada.

Pada mobil ini dipasangkan paket baterai 74 kWh dan berpenggerak roda belakang. Posisi paket baterai itu juga rendah sehingga memberikan BMW iX3 2021 pusat gravitasi yang bagus.

Meski demikian, BMW iX3 2021 ini tidak memiliki ground clearance yang bagus, seperti yang diharapkan dari sebuah SUV.

BMW iX3 2021

Meski demikian, BMW iX3 2021 tidak perlu meniru tren pasar untuk bisa sukses. Meski begtu, BMW tahu bagaimana membuat crossover yang praktis dan nyaman.

Untuk urusan ini, BMW telah melakukannya cukup lama. Tujuh tahun silam, BMW merilis mobil listrik pertamanya, yaitu BMW i3.

Semua pengembangan motor listrik dan baterai dilakukan di pabrik BMW. Motor listrik itu sekarang memiliki kepadatan energi yang meningkat.

Baterainya mungkin bukan yang terbesar, tetapi jangkauan sejauh 460 kilometer adalah pencapaian yang nyata.

Sistem penyimpanan memiliki kepadatan energi 20 persen lebih banyak dan menggunakan 66 persen lebih sedikit kandungan kobalt daripada sebelumnya.

Selain itu, dapat diisi daya super cepat di stasiun DC hingga 150 kilowatt. Mengisi daya dari 0 hingga 80 persen hanya membutuhkan 34 menit.

Jika buru-buru sekali, isi daya 10 menit saja bisa dapat jarak tempuh 100 kilometer. Ini pencapaian membanggakan.

BMW iX3 2021

BMW iX3 2021 terasa lebih normal daripada kebanyakan mobil listrik lain yang pernah kami kendarai sejauh ini dan itu membuatnya nyaman dari sudut pandang pengemudi.

Dengan hanya 282 daya kuda dan torsi 400 Nm. Tapi, tarikan mulus dengan sedikit tekanan pada akselerator sangat mengesankan.

Meskipun pada kecepatan yang lebih tinggi, daya baterai sedikit melemah. Tapi, Alat pintar yang digunakan BMW, yaitu sistem pemulihan adaptif yang bekerja dengan sinyal dari sistem navigasi.

Daya kembali disuntikkan dari berbagai upaya. Misalnya, saat mendekati persimpangan atau di tikungan sempit.

Lalu, saat Anda melepaskan kaki Anda dari pedal gas, tingkat pemulihan secara otomatis dipilih sehingga mobil otomatis mengerem selembut mungkin.

Jika Anda lebih cepat beralih ke mobil listrik, Anda pasti sudah fasih dengan sistem ini sehingga efisiensi daya makin tinggi.

Dengan kata lain, saat kita mengangkat pedal akselerator akan memberikan hasil yang berbeda tergantung situasinya, dan Anda benar-benar harus membiasakannya.

BMW iX3 2021

Mobil yang Dinamis

Dalam hal dinamika berkendara, BMW iX3 2021 terasa seperti dari planet lain. Tidak terlalu mengejutkan lantaran duduk di dalam BMW pasti akan berbeda rasanya.

Ini mungkin terdengar seperti paradoks, tapi BMW X3 listrik adalah mobil paling dinamis tapi paling tidak sporty yang mungkin pernah kami kendarai.

Meski demikian, BMW iX3 2021 mampu mencapai kecepatan menikung yang tampaknya sangat tidak masuk akal untuk kendaraan jenis ini.

Dan, bahkan kemudi dengan pelek roda tipis menurut standar BMW juga menawarkan banyak umpan balik.

BMW iX3 2021 ini memang tidak main-main. Mobil ini sangat stabil dan menawarkan traksi yang sangat tinggi. Sasis adaptif standar pun seimbang.

Pada dasarnya, apa yang dikatakan BMW itu benar: BMW iX3 2021 adalah salah satu mobil listrik paling efisien, terutama untuk ukurannya.

Kami pun menempuh rute tes 130 kilometer dengan kecepatan agak tinggi yang sebagian besar terdiri dari jalan raya dan beberapa jalan bebas hambatan.

Komputer di kabin menunjukkan konsumsi daya 18,1 kilowatt-jam per 100 kilometer. Untuk SUV yang beratnya hampir 2,3 ton, itu angka yang bagus.

Jarak yang tersisa tertulis 241 kilometer yang berarti kami akan menempuh total sekitar 370 kilometer.

Ini lebih pendek dari perhitungan pabrik yang dikatakan bisa mencapai 460 kilometer. Namun, jika dalam perjalanan banyak mengerem, mungkin bisa mendekati angka pabrikan.

BMW iX3 2021

Bukan Kabin Mobil Listrik

Pada bagian interior, BMW iX3 2021 tidak menggunakan platform mobil listrik pada umumnya. Tak ada ruang lapang di BMW iX3 2021 ini.

Setidaknya ruang bagasi cukup mengesankan, menawarkan 500 liter di belakang baris ketiga dan 1.550 liter jika baris kedua dilipat.

Kokpit terasa sangat familier. Penggunaannya sama mudahnya dengan BMW X3 tapi di BMW iX3 2021 ini panel instrumennya membesar dengan menyertakan satu layar ekstra.

Anda juga dapat memanggil berbagai informasi tentang perjalanan dan efisiensi tenaga di layar infotainment tersebut.

Namun, kami menghargai pendekatan BMW yang relatif pragmatis pada BMW iX3 2021 ini. Secara keseluruhan, BMW seperti menampilkan mobil listrik yang sama dengan produk mereka di 2013.