Model tanah liat (clay model) adalah segala hal yang banyak dipikirkan para desainer saat berhubungan dengan proses desain otomotif.

Tanah liat dibutuhkan untuk bisa merepresentasikan bentuk atau desain kendaraan dalam skala yang sebenarnya.

Ini telah menjadi hal pokok dalam industri, membantu desainer dan insinyur memvisualisasikan produk yang dibuat jauh sebelum memasuki jalur produksi pabrik.

Ini juga memberikan desainer kemampuan untuk merevisi desain.

Namun berkat kemajuan teknologi, hal itu berubah. Para profesional industri tidak berkerumun di sekitar monitor CRT sendirian di ruang bawah tanah - mereka menggunakan realitas virtual, dan Bugatti adalah salah satu pembuat mobil yang melakukan hal tersebut.

Galeri: Bugatti Chiron Pur Sport 2020

Dikutip dari Autocar, bos desain Bugatti Achim Anscheidt mengatakan era model tanah liat sudah selesai. Sebagai pengganti model massa raksasa dari tanah liat coklat adalah realitas virtual.

Anscheidt mengatakan kepada publikasi bahwa perpindahan ke Visual Reality (VR) telah dibicarakan selama 20 tahun, tetapi perubahan itu baru saja terjadi.

Bugatti sudah melakukan peralihan dari tanah liat ke dunia maya dimulai pada tahun 2016 ketika pembuat mobil pesanan mulai merancang varian Chiron.

VR hadir dengan sejumlah manfaat -cepat, murah, dan akurat. Tidak perlu tanah liat coklat atau studio desain besar untuk mendesainnya.

Sebagai gantinya, Anda hanya membutuhkan komputer, headset, dan mobil virtual.

Alih-alih meluangkan waktu untuk merancang model tanah liat baru atau mengubah yang sudah ada, mobil dapat diubah hampir seketika di dunia maya.

Hal ini memberikan kebebasan bagi para desainer dan insinyur dalam menuangkan ide-ide briliannya. Mereka tidak takut dibayang-bayangi soal harga clay model yang cukup menguras dompet.

Teknologi akan terus berkembang dan mengubah gaya desain otomotif dan proses rekayasa kendaraan.

Pikirkan tentang pencetakan 3D dan bagaimana hal itu dapat membantu pembuat mobil dengan cepat untuk membuat prototipe suku cadang baru tanpa menghadapi kerumitan manufaktur biasa.

Pembuat mobil dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk merancang model baru - atau mereka mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyempurnakannya. Ini adalah perubahan yang signifikan.