Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) berencana mulai menggelar pameran otomotif pada semester dua tahun 2021. Hal ini diungkapkan Ketua III GAIKINDO sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO Rizwan Alamsjah.

"Rinciannya, pameran dimulai dengan The 28th GIIAS di Jakarta pada Agustus 2021, berlanjut dengan GIIAS di beberapa daerah luar Jakarta," ujar Rizwan Alamsjah dalam keterangan resminya.

"Pada akhir tahun 2021, GAIKINDO akan menggelar pameran GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW)," Rizwan Alamsjah menambahkan.

GAIKINDO terus memutar otak agar dapat kembali mengairahkan industri otomotifdi Tanah Air. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat semua sektor industri mengalami penurunan, tidak terkecuali industri otomotif.

Tahun lalu, ketika pandemi virus corona masuk ke Indonesia, GAIKINDO bahkan terpaksa membatalkan semua pameran otomotif yang sebelumnya telah terjadwal. Pada sisi lain penjualan pabrikan juga terjun bebas. Meski faktanya mulai kembali menunjukan peningkatan. 

Ambisi GAIKINDO untuk kembali menggelar pameran pada tahun 2021 juga masih abu-abu. Sebab, pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga menunjukan tanda-tanda mereda. Sebaliknya, justru makin meningkat.

Bahkan, masih tingginya kasus Covid-19 telah membuat pemerintah pusat dan daerah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.

Meski demikian, GAIKINDO tidak menyerah dengan keadaan yang serba sulit ini. Berbagai upaya pun dilakukan. Rizwan menuturkan pihaknya telah menyiapkan statregi untuk agar industri otomotif kembali bergeliat.

Salah satunya cara adalah menyelenggarakan pameran otomotif secara beruntun dimulai dari Agustus 2021. Menurutnya hal ini penting dilakukan karena merupakan strategi terbaik agar konsentrasi masyarakat pada industri otomotif Indonesia tidak terputus.

"Masyarakat akan disuguhkan pencapaian industri otomotif Indonesia secara lengkap dalam penyelenggaraan GIIAS The Series, di Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Medan," ujar Rizwan Alamsjah.

"Pada akhir tahun GJAW akan menjadi ajang yang menghasilkan potensi penjualan dan memberikan kesempatan berpromosi terbaik bagi para merek,” kata Rizwan Alamsjah.

Selain menyesuaikan waktu penyelenggaraan pameran, GAIKINDO juga meluncurkan aplikasi bernama GIIAS Auto360. Ini adalah aplikasi pertama yang menggabungkan fitur pameran otomotif digital, marketplace serta news industry update.

Pada saat yang sama, Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi mempertimbangkan dua hal penting. Pertama, membangun kembali kondisi industri otomotif Indonesia yang than 2021 lalu turun sekitar 50 persen.

Kedua, GAIKINDO juga memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat. Pada satu sisi, pemulihan industri otomotif Indonesia menjadi agenda yang sangat penting bagi GAIKINDO.

“Namun kami juga tak ingin mengambil risiko mempertaruhkan kondisi kesehatan masyarakat yang saat ini belum membaik," ujar Yohannes Nangoi.