Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai uji emisi kendaraan bermotor yang berlaku mulai Januari 2021 membuat banyak pihak segera melaksanakan hal tersebut.

Banyak pabrikan otomotif yang menginformasikan kepada pelanggannya terkait kebijakan uji emisi tersebut, termasuk yang dilakukan oleh Suzuki.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, Suzuki telah menyampaikan tips dan trik agar pemilik kendaraan Suzuki tetap bisa aman mengikuti uji emisi dan lulus dengan baik.

Ada 6 langkah aman yang bisa dilakukan pelanggan Suzuki dalam meminimalkan kadar emisi sehingga bisa lolos uji emisi.

Dari enam langkah tersebut, salah satunya yaitu pelanggan diajak untuk melakukan uji emisi gas buang di bengkel resmi Suzuki.

Untuk memastikan emisi gas buang mobil Suzuki Anda prima, Suzuki menyiapkan bengkel resmi yang melayani uji emisi.

Bengkel-bengkel tersebut menggunakan alat uji yang tersertifikasi dan memberikan sertifikat lulus uji serta memasukkan hasilnya ke sistem Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI.

Untuk mendukung uji emisi, Suzuki menyediakan tempat uji emisi bagi pelanggannya. Sebanyak 11 dealer resmi Suzuki yang tersebar di Jakarta menyediakan tempat uji emisi.

Dealer-dealer tersebut yaitu: dealer Suzuki Kebayoran Baru, dealer Suzuki Dewi Sartika, dealer Suzuki Pantai Indah Kapuk, dealer Suzuki Pulogadung, dan dealer Suzuki Sunter.

Serta dealer Suzuki Duren Sawit, dealer Suzuki Matraman Raya, dealer Suzuki Pancoran, dealer Suzuki Puri Indah, dealer Suzuki Gunung Sahari, dan dealer Suzuki Kebon Jeruk.

Pemeriksaan dan pelaporan data uji emisi gas buang di bengkel resmi Suzuki ini dikenakan biaya berkisar Rp110.000 hingga Rp165.000.

Namun jika uji emisi dilakukan bersamaan dengan servis berkala atau menggunakan kupon servis gratis, akan diberikan penawaran khusus berupa diskon hingga bebas biaya uji sesuai kebijakan masing-masing bengkel pelaksana.

“Sangat penting memerhatikan kondisi kendaraan agar emisi gas buang terjaga dengan baik," ujar Hariadi, Asst. to Service Dept. Head, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

"Emisi gas buang ini nantinya menjadi tolok ukur kelayakan kendaraan Anda untuk digunakan."

"Maka dari itu, kami berharap para pemilik kendaraan selalu merawat kendaraan secara berkala agar emisi gas buangnya pun akan terkontrol dan lebih bersih sehingga dapat meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat di Jakarta dan sekitarnya,” kata Hariadi.