Mampu berakselerasi dari 0 sampai 100 kmj dalam 3,0 detik saja.

Pada 2012, McLaren memperkenalkan hypercar P1. Itu merupakan produk hybrid pertama dari brand asal Inggris tersebut.

P1 menawarkan output gabungan 727 daya kuda (542 kilowatt), akselerasi 0-100 kilometer perjam dalam 2,8 detik, dan jangkauan listrik sekitar 19 mil (31 km).

Tapi, hypercar itu dibanderol lebih dari satu juta dolar AS (Rp14 miliar) saat baru rilis.

Sekarang, McLaren menawarkan performa yang hampir sama menggetarkan, tapi dengan harga yang jauh lebih masuk akal.

McLaren Artura 2022 adalah mobil hybrid performa tinggi seri produksi pertama dari perusahaan bermarkas di Woking, Inggris itu.

Supercar ini berbekal mesin V6 3,0 liter twin-turbocharged, yang sendirinya menghasilkan 577 dk (430 kW) dan torsi 431 pound-feet (584 newton-meter).

"E-Motor", yang terletak di dalam rumah bel transmisi, menambahkan 94 dk (70 kW) dan 166 lb-ft (225 Nm), sehingga total output gabungan menjadi 671 dk (500 kW) dan 593 lb-ft (804 Nm).

2022 McLaren Artura Exterior
2022 McLaren Artura Exterior
2022 McLaren Artura Exterior

Kekuatan itu mendorong Artura hingga 100 kmj dalam 3,0 detik - hanya 0,2 detik lebih lambat dari P1 - dan memiliki kecepatan tertinggi terbatas 205 mpj (329 kmj).

Powertrain hybrid tersebut dipasangkan secara eksklusif ke transmisi kopling ganda delapan kecepatan baru.

Motor listriknya menggunakan paket baterai yang terdiri dari lima modul lithium-ion dengan kapasitas gabungan 7,4 kilowatt-hour.

Seperti P1, Artura memiliki jangkauan listrik murni sejauh 19 mil (30 km) dengan kemampuan plug-in.

Dengan menggunakan charger EVSE standar, pemilik mobil ini dapat mengisi ulang Artura mereka dari nol hingga 80 persen hanya dalam dua setengah jam.

Artura adalah kendaraan pertama dalam lineup brand yang menggunakan McLaren Carbon Lightweight Architecture (MCLA) baru.

Para insinyur merancang platform ini secara khusus untuk mengakomodasi powertrain hybrid.

Penggunaan aluminium superformed dan serat karbon memungkinkan proporsi yang indah sekaligus menjaga bobot seminimal mungkin.

2022 McLaren Artura Interior

McLaren Artura berbobot 1.498 kilogram (atau 1.394 kg kering). Komponen hybrid-nya, seperti motor dan baterai, hanya memiliki berat gabungan 130 kg.

Paket baterainya memiliki berat 87 kg, sedangkan E-Motor berbobot 15 kg. Mesin bensinnya, di sisi lain, memiliki berat 160 kg - yang nyaris 50 kg lebih ringan dari V8 sebelumnya.

Arsitektur MCLA yang baru juga memungkinkan McLaren mengintegrasikan sejumlah fitur keselamatan aktif untuk pertama kalinya.

Standar pada Artura adalah cruise control adaptif, peringatan keluar lajur, high-beam assist, dan pengenalan tanda jalan. Semuanya dipasangkan dengan pembaruan over-the-air.

Teknologi di dalamnya juga mengalami perubahan. Artura adalah mobil pertama dalam lineup perusahaan yang memiliki sistem infotainment McLaren baru (disebut MIS II).

Sistem itu lengkap dengan layar sentuh definisi tinggi, Apple CarPlay dan Android Auto, serta perangkat lunak telemetri trek baru dengan fungsi Variable Drift Control (hanya untuk penggunaan trek).

Bagaimana, sudah tertarik untuk memboyong Artura? Supercar bertenaga baterai ini akan dibanderol sekitar 225.000 dolar AS (Rp3,15 miliar) untuk model dasarnya.

Versi itu dilengkapi dengan fitur standar seperti kursi yang dapat disesuaikan, fungsi mirroring smartphone, nose lift, spion lipat dan berpemanas, pintu soft-close, serta Homelink.

Ada tiga trim tambahan yang dapat dipilih pembeli, yakni Performance, TechLux, dan Vision - masing-masing dengan elemen khasnya sendiri.

Galeri: McLaren Artura 2022