Kita tahu Chevrolet Corvette C8 tidak akan menjadi mobil seharga 60.000 dolar AS (sekitar Rp860 juta) untuk selamanya.

Awalnya, mobil sport mid-engine memulai debutnya dengan selisih harga 5 dolar AS (Rp71.000) di bawah titik harga patokan tersebut, termasuk biaya tujuan.

Dan, sebagian besar pembeli tidak memilih Chevrolet Corvette model dasar 1LT tanpa opsi. Tetap saja, itu adalah hal yang membanggakan bagi pembuat mobil, tetapi itu akan segera berubah. Secepatnya.

Kami mendapat kabar dari situs Corvette Action Center, bahwa kenaikan harga sebanyak 1.000 dolar AS (Rp14,3 juta) pada semua level trim Chevrolet Corvette akan diberlakukan mulai 1 Maret 2021.

Motor1.com mengonfirmasi laporan tersebut kepada juru bicara Chevrolet, yang memberi tahu kami hal berikut:

"MSRP (harga produsen) dari  Chevrolet Corvette Stingray 2021 coupe dan convertible untuk semua level trim akan meningkat 1.000 dolar AS mulai 1 Maret 2021.

Pelanggan yang memiliki kode acara 1.100 pesanan yang terjual dan seterusnya pada tanggal 2 Maret tidak akan terpengaruh oleh kenaikan harga Chevrolet Corvette Stingray 2021.

Kami memantau dan menyesuaikan harga pada semua produk kami secara teratur, dan kami yakin Corvette tetap menjadi formula unggulan kinerja dan pencapaian."

Kenaikan 1.000 dolar AS tentu bukan lompatan besar, tetapi secara resmi membawa mobil dengan tata letak mesin mid-engine ini melampaui batasan 60.000 dolar AS.

Secara realistis, kenaikan itu selalu menjadi bahan pembicaraan dai sisi pemasaran, dan didukung data statistik penjualan tahun 2020 untuk Chevrolet Corvette C8.

Model dasar 1LT coupe menyumbang hanya 15,9 persen dari penjualan Chevrolet Corvette 2020. Tetapi, itu tidak berarti mobil-mobil tersebut berharga di bawah 60.000 dolar AS tanpa opsi tambahan.

Sementara, sebagian besar pembeli langsung beralih ke model 3LT tingkat atas, yang memiliki harga MSRP lebih dari 70.000 dolar AS.

Pada Juni 2020 lalu, Chevrolet pernah mengatakan harga dasar Corvette tidak akan naik untuk tahun 2021. Tetapi itu sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Setelah Covid-19, alih-alih memproduksi lebih dari 40.000 mobil untuk tahun pertama produksi, hanya setengah yang meluncur dari jalur perakitan di Bowling Green, Kentucky, Amerika Serikat.

Banyaknya penghentian produksi telah mengganggu Chevrolet Corvette untuk tahun 2021, dan tidak jelas kapan semuanya akan kembali normal.

Dalam waktu dekat ini, penutupan pabrik terjadwal lainnya akan berlangsung selama lima hari mulai 1 Maret 2021, tepat pada saat kenaikan harga.

Galeri: Chevrolet Corvette Stingray 2020