Renault sempat menggemparkan Paris Motor Show 1994 lewat peluncuran minivan paling menggelikan yang pernah dibuat.

Kami menggunakan kata "menggelikan" dengan cara yang paling positif, karena konsep Espace F1 one-off itu memiliki banyak potensi.

Dirakit untuk merayakan ulang tahun kesepuluhnya, minivan impresif itu dikembangkan bersama Matra sebagai kendaraan keluarga bermesin tengah, dengan tenaga V10 yang diambil dari mobil Formula 1.

Semangat Espace F1 tetap terjaga 27 tahun kemudian, ketika seorang seniman menghidupkan kembali minivan berpenggerak roda belakang itu, lengkap dengan mesin 3,5 liternya yang mampu menghasilkan 820 daya kuda.

Jika Anda ingat, konsep aslinya memiliki powertrain yang bersumber dari mobil Formula 1 Williams-Renault FW15C 1993.

Espace F1 menggunakan bodi serat karbon untuk menjaga bobotnya tetap rendah, pada 2.866 pon (1.300 kilogram).

2021 Renault Espace F1 rendering

Rendering ini didasarkan kepada Espace terbaru, model yang terancam punah dalam jajaran Renault karena minivan tersebut bisa menjadi korban ledakan popularitas SUV.

Kami berpendapat bahwa coretan digital ini adalah interpretasi yang setia terhadap tema konsep 1994, disesuaikan dengan gaya modern Espace saat ini, lalu dikombinasikan dengan beberapa sentuhan orisinal yang segar.

Suksesor Espace F1 sejati akan dicap sebagai Alpine, menyusul keputusan Renault untuk mengubah nama tim Formula 1 mereka untuk musim mendatang.

Mundur ke hari ketika konsep itu diluncurkan, tim ini dikenal sebagai Williams-Renault, yang kemudian meraih kemenangan di musim 1994 dengan 118 poin - mengalahkan Benetton-Ford (103) dan Ferrari (71).

Galeri: Konsep Renault Espace F1 1994

Jika model Espace benar-benar menghilang, kebangkitan konsep F1 ini akan menjadi sebuah perpisahan yang fantastis.

Espace F1 anyar akan menukar mesin V10 naturally aspirated yang parau dengan turbo V6 1,6 liter bertenaga listrik, dan menghasilkan sekitar 1.000 daya kuda.

Satu fakta menarik, mesin V10 dengan konsep asli yang dipasang secara longitudinal terletak di antara jok bucket belakang.

Sebagai catatan terakhir, perlu disebutkan bahwa Espace F1 bukan satu-satunya minivan berpenggerak roda belakang dan bermesin tengah pada masanya

Toyota Previa generasi pertama yang diluncurkan pada 1990 juga memiliki mesin supercharged yang dipasang di bawah jok depan.

Minivan unik itupun ditawarkan dengan sistem AWD, sebelum digantikan pada 2000 oleh generasi kedua yang memiliki mesin depan tradisional, pengaturan FWD.